Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perlu ada Capres Asal Jawa Barat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8286.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan dirinya digadang-gadang maju dalam pemilihan umum presiden (Pilpres) merupakan wujud dinamika politik yang berkembang cukup pesat akhir-akhir ini. Apalagi tahun 2014 diamini sebagai tahun politik, dimana ada 2 helatan besar yakni, pemilihan umum legislatif dan pilpres. Hal itu diungkapkannya di Kota Bandung, Senin (17/2) sore.

    Maraknya aspirasi masyarakat Jawa Barat yang merindukan calon pemimpin, dalam hal ini presiden maupun wakil presiden, adalah bentuk dinamika politik yang kini berkembang. Sebelumnya sempat terlontar dari para sepuh dan tokoh masyarakat Sunda, agar dalam pilpres mendatang ada figur calon presiden atau wakil presiden asal tanah Jawa Barat.  

    Hal itu menurut Heryawan merupakan wujud semangat masyarakat Jawa Barat yang harus disikapi positif. "Apalagi Jawa Barat merupakan cerminan 20 persen Indonesia, dengan jumlah penduduk 45 juta menjadi pertimbangan kuat," ungkapnya

    Sementara, Pakar Politik Universitas Padjajaran (Unpad) Dede Mariana meminta masyarakat untuk tidak terjebak hasil survai yang kini marak dilakukan sejumlah lembaga. Menurutnya, hasil survai politik hanyalah prediksi yang belum tentu menggambarkan realita sesungguhnya. Sehingga peran partai politik harus mampu mencerdaskan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi aktif adalam pemilu mendatang. 

    "Karena saat pemilihan pemimpin, meski itu melalui jalur partai politik, namun ketokohan dan figur calon menjadi penilaian sendiri," ujarnya.

    Menurut Dede, figur calon pemimpin bangsa mendatang harus memiliki sejumlah syarat minimal. Diantaranya, keberanian, integritas, konsep pembanguan yang lebih baik serta memiliki kemampuan memimpin. Artinya faktor ketokohan dalam sosok calon harus menjadi fokus partai politik dalam mengusungnya. 

    Dalam perjalanan memimpin Jawa Barat, dengan sejumlah prestasi yang diraihnya, menurut Dede, Heryawan dianggap sudah layak masuk bursa pencapresan Juli 2014 mendatang. "Jika itu untuk kemaslahatan publik, kenapa tidak?" tuturnya.

    Kedepan, lanjut Dede, calon pemimpin bangsa memiliki kemampuan tinggi dalam mengelola potensi yang ada. Tidak hanya yang terkait dengan sumberdaya alam, tetapi lebih dari itu. 

    Diantaranya kemampuan dalam mengelola permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Negara yang dinahkodai pemimpin, harus memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat. "Intinya adalah kita harus berupaya keras mendapatkan pemimpin yang mampu menghadirkan kebaikan dan kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus