Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkot Cimahi Utamakan Pengembangan Industri Kreatif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8311.jpg

    CIMAHI-Pemerintah Kota Cimahi akan menolak dengan tegas investor yang akan membangun pabrik tekstil dan produk tekstil. Pasalnya, pabrik tekstil dan produk tekstil termasuk pabrik yang tidak ramah lingkungan.

    “Pemerintah Kota Cimahi lebih mengutamakan pengembangan industry kreatif,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Cimahi, Beny Bachtiar di Gedung Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah kepada wartawan (18/2).

    Beny menegaskan, Pemerintah Kota Cimahi sudah mengambil sikap bahwa industry yang tidak ramah lingkungan tidak lagi mendapatkan tempat di Kota Cimahi. Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), salah satu industry yang tidak ramah lingkungan. Industri tersebut cenderung menggunakan daya dukung air. Limbah dari industry TPT telah menyebabkan lingkungan sekitar menjadi tercemar.

    Investor yang masih mendapatkan tempat di Kota Cimahi, menurut Beny, adalah investor investor yang bergerak dalam perusahaan manufaktur dan pergudangan. Industri tersebut dinilai tidak terlalu berdampak pada lingkungan.

    Tentang adanya industry tekstil dan produk tekstil yang sudah lama berdiri di Kota Cimahi menyatakan akan hengkang sebagai dampak dari pemberlakukan Upah Minimum Kota Cimahi terbaru, hal tersebut menurut Beny, tak terlalu menjadi masalah. Kenyataannya memang dalam tahun 2012 sudah ada 7 perusahaan yang tutup dan tahun 2013 ada satu perusahaan yang menyatakan tidak beroperasi lagi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus