Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : Jawa Barat Harus Dipasarkan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8313.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memiliki visi memasarkan potensi yang ada di lingkupnya masing-masing. Hal itu penting agar masyarakat luas, bahkan dunia harus mengetahui betapa hebatnya Jawa Barat. Tentunya memasarkan potensi dan daya tarik Jawa Barat harus berdampak pada akselerasi perekonomian kawasan. Untuk itu dibutuhkan perencanaan yang kuat, baik dari sisi anggaran, pemetaan potensi dan cara memasarkan. Utamanya kita menekankan sisi pemasaran atau memasarkan produk, potensi dan keunikan kawasan Jawa Barat.

    "Kita pilih sejumlah daerah dengan potensinya masing-masing untuk dikembangkan sebagai wilayah dengan keunikan yang dimilikinya. Kita berikan anggaran yang cukup memadai sehingga kawasan dengan keunikannya mampu menjadi destinasi kunjungan wisatawan yang menarik dan mendunia. Tentu dukungan OPD yang bermitra dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda, diharapkan mampu menghadirkan kawasan tersebut lebih baik lagi, utamanya dikenal secara luas dan mendunia," tegas Heryawan saat melantik Pengurus Dekranasda Provinsi Jawa Barat Periode 2013-2018, di Aula Barat Gedung Sate, Jl Diponegoro 22, Kota Bandung, Kamis (20/2) pagi.

    Lebih lanjut Heryawan menyatakan apa yang ada di Jawa Barat relatif lebih baik dan menarik dibandingkan dengan negara tetangga bahkan negara manapun di dunia."Keindahan alam, keramahan penduduk, kesenian, kebudayaan, produk kearifan lokal yang ada di Jawa Barat, sudah cukup baik. Hanya saja membutuhkan pemasaran dan cara memasarkan yang handal," ungkapnya. Coba tengok, negara Turki yang penduduknya hanya 80an juta jiwa dengan potensi terbatas, mampu mendatangkan wisatawan asing lebih dari 30 juta orang per tahun. "Indonesia, khususnya Jawa Barat harus lebih baik lagi," tambahnya.

    Jawa Barat kedepan, ujar Heryawan harus memiliki daya saing yang kuat. Baik dari sisi sumberdaya manusia, produk unggulan, iptek, seni dan budaya serta lingkungan. Hal itu penting mengingat Jawa Barat akan memasuki era masyarakat ekonomi ASEAN pada 31 Desember 2015 mendatang. Dimana pada tahun tersebut memberikan Jawa Barat peluang yang lebih luas dalam memasarkan produknya kepada 600 juta penduduk kawasan ASEAN."Memiliki daya saing adalah sesuatu yang mutlak bagi setiap produk Jawa Barat. Ketatnya pemasaran membutuhkan sinergitas semua pihak, utamanya kemitraan antara Dekranasda, OPD, pemerintah kabupaten/kota, dan lainnya," tuturnya.

    Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum Dekranas No. 31/Dekran/SK/X/2013, tertanggal 10 Oktober 2013 yang ditandatangani Ibu Herawati Boediono, terbentuk susunan kepengurusan Dekranasda Provinsi Jawa Barat, periode 2013-2018. Diantaranya Gubernur Jawa Barat ditunjuk sebagai pembina dan Sekretaris Daerah sebagai penasihat. Adapun Ketua diemban oleh Netty Prasetiyani, Wakil Ketua I oleh R. Giselawati Wiranegara, Wakil Ketua II Erti Wawan Ridwan, Ketua Harian oleh Kadis Indag Provinsi Jawa Barat, dan Sekretaris oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat. Dan sejumlah nama lainnya dengan total kepengurusan sebanyak 51 orang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus