Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Inilah Surat Suara Sah Pileg 2014, Jangan Sampai Salah Coblos!

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8366.jpg

    CIMAHI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi mulai melalukan sosialisasi Tata Cara Pemungutan Suara Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014. KPU Kota Cimahi mengharapkan, setiap pemilih tidak lagi melakukan kesalahan dalam menentukan pilihannya di Tempat Pemungutan Suara pada tanggal 9 April 2014 nanti.

    Berdasarkan materi sosialisasi yang diterima jabarprov.go.id, Kamis (27/2), KPU Kota Cimahi mengawali sosialisasinya dengan memperkenalkan gambar-gambar partai politik peserta Pemilu Tahun 2014. Kemudian dilanjutkan dengan surat suara yang diterima setiap pemilih, penandaan suara sah, penandaan suara tidak sah, suarat suara Pemilu Anggota DPD Tahun 2014 dan diakhiri dengan materi tentang Tata Cara Pemungutan Suara di TPS.

    “Setiap pemilih diberikan 4 jenis surat suara, yaitu surat suara DPR RI berwarna kuning, surat suara DPD RI berwarna merah, surat suara DPRD Provinsi berwarna bitu dan surat suara DPRD Kota Cimahi berwarna hijau,” kata Ketua KPU Kota Cimahi, Handi Dananjaya, SH.

    Dalam materi sosialisasi tersebut dijelaskan ada sembilan jenis penandaan suara sah. Pertama, tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut tanda gambar dan nama partai dinyatakan sah ntuk partai politik. Kedua, tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon anggota, suaranya dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan dari partai politik yang mencalonkan.

    Ketiga, tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar dan nama calon dari partai politik serta tanda coblos nama calon dari partai politik yang bersangkutan, suaranya dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan dari partai politik yang mencalonkan. Keempat, tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar dan nama partai politik serta coblos lebih dari satu calon dari partai politik yang sama, suaranya dinyatakan sah untuk partai politik.
    Kelima, tanda coblos pada kolom yang memuat lebih dari satu calon pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari partai politik yang sama, suaranya dinyatakan sah untuk calon. Keenam, tanda coblos terletak diantara dua calon pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari partai politik yang sama, suara untuk partai politik.

    Ketujuh, tanda coblos terletak pada Garis kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari partai politik yang sama, suara untuk partai politik. Kedelapan, tanda coblos terletak selain di kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar dan nama partai politik dan nomor urut dan nama calon, namun masih satu tempat dengan kotak tersebut (berwarna abu-abu), suara untuk partai politik. Kesembilan, tanda coblos terletak pada nomor urut calon tanpa nama, suara untuk partai politik.

    Adapun penandaan suara tidak sah ada tiga jenis. Pertama, tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama partai politik, sedangkan tanda coblos calon terletak pada partai politik yang berbeda. Kedua, tanda coblos terletak hampir mengenai haris pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama partai politik.
    Ketiga, surat suara dinyatakan tidak sah apabila tanda coblos terletak diantara kolom partai politik. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus