Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemenang Lomba Desain Kartu Pos Anti Human Trafficking

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8391.jpg

    BANDUNG-Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menuturkan, ternyata kartu pos masih menjadi salah satu media efektif berkomunikasi. Untuk itu, P2TP2A Prov. Jabar menjadikan kartu pos sebagai alat sosialisasi anti Human Trafiking (kejahatan perdagangan orang).

    Netty menegaskan hal tersebut, saat mengumumkan pemenang Lomba Desain Kartu Pos dengan tema "Bersama Menghapus Perdagangan Orang" di Food Opera Dago Bandung, Minggu (2/3).

    Menurut MDs dan Manager Filateli PT. Pos Indonesia Tata Sugiarta penjurian dilakukan sangat selektif dan benar-benar memilih desain yang mudah dimengerti masyarakat. Sehingga masyarakat mengerti apa bahaya dan bagimana cara human trafiking itu terjadi serta kemana mereka harus melapor.

    Sebanyak 154 desain dari berbagai daerah Jawa Barat dan luar Jawa Barat yang terkumpul. Dan berdasarkan penilaian hasil juri yang terdiri dari Akademisi (Dosen Desain Komunikasi Visual ITB), Pihak Kantor Pos dan Giro, Pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Ketua P2TP2A sendiri diperoleh hasil sebanyak 6 Pemenang yakni Juara 1 Katamso Nur Surya asal Kota Bandung, Juara 2 Muhammad Assadullah Al Fadil asal Kabupaten Garut, Juara 3 Rismawanti Asal Kabupaten Bogor, Juara Harapan 1 Ganjar Witriana Asal Kota Batam Kepulauan Riau, Juara Harapan 2 Benny Perry Napitupulu Asal DKI Jakarta, Juara Harapan 3 Roland H.N. Asal Kota Bandung.

    Netty mengatakan, desain kartupos pemenang lomba akan di cetak dan disebarkan keseluruh Jawa Barat, bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dan BUMD terkait sebagai media sosialisasi agar masyarakat semakin melek human traffiking. Kartu Pos ini akan disebarkan ke seluruh 5964 Desan dan Kelurahan serta hal yang paling penting ke seluruh Kepala Sekolah SMP dan SMU di Jawa Barat.

    "Karena yang menjadi korban human trafficking kebanyakan usia muda. Pelaku kejahatan akan membidik usia muda asumsinya masih kurangnya pengetahuan dan wawasan mengenai human trafiking," tambahnya.

    Jika dibiarkan, ungkap Netty, maka bisa dikatakan masa depan Jawa Barat bahkan Bangsa akan terancam. Karena stok untuk calon pemimpin bangsa sudah layu sebelum berkembang artinya mereka sudah hancur sebelum bisa membangun bangsa ini menjadi bangsa yang berjaya.

    Netty berharap mudah-mudahan desain ini bisa mengedukasi masyarakat tentang unsur-unsur human trafficking dan kemana harus melapor. "Dan ini juga merupakan salah satu cara kecil berdampak besar yang bermanfaat bagi masyarakat untuk menurunkan angka human trafficking di Jawa Barat," ujarnya. 

    Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Desain Kartu Pos dihadiri oleh Asda Bidang Kesra Hadadi, Ka. Dinas Sosial Prov. Jawa Barat Arifin, Diskominfo, Ka. BP3AKB Prov. Jawa Barat Neni Kencanawati, Ka. Biro Humas, Protokol dan Umum R. Ruddy Gandakusumah, Dosen ITB Dr. Intan R. Mutiaz, MDs dan Manager Filateli PT. Pos Indonesia Tata Sugiarta, Kepala OPD Prov. Jawa Barat maupun diwakili dan pengunjung Car Free Day.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus