Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Komitmen Pemprov. Jabar, Perluas Apresiasi Seni Wayang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8456.jpg

    BANDUNG. Pemprov. Jabar, dalam rangka pelestarian budaya daerah mempunyai komitmen untuk memperluas apresiasi Seni Wayang.
    Sejalan dengan komitmen tersebut, Seniman Wayang yaitu dalang difasilitasi untuk bisa manggung secara merata, papar Asisten Kesra Pemprov. Jabar, Ahmad Hadadi dalam keterangannya kepada jabarprov.go.I'd (10/3).

    Hadadi, lebih lanjut memaparkan, diakui selama ini pertunjukkan wayang lebih sering dilaksanakan pada kalangan dalang yang sudah populer seperti Dalang Asep Sunandar Sunarya.

    Dalam rangka pelestarian seni wayang, bagi para dalang pemula dan para dalang yang kerap manggung hanya diperkampungan perlu diberikan ruang kreasi pada pagelaran wayang secara merata.

    Untuk mewujudkan harapan tersebut, sarana pertunjukkan perlu untuk terus ditambah. Berkenaan dengan penambahan sarana pertunjukkan, lanjut Hadadi, maka keberadaan gedung kesenian patut untuk terus ditambah baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Adapun progres report kemajuan diantaranya gedung YPK. Di tahun lalu, sarana tersebut sudah direhab sehingga dapat dimanfaatkan untuk pertunjukkan seni termasuk seni wayang.

    Sementara itu, Ketua Persatuan Pedalangan (PEPADI) Jabar, Tjatja Kuswara dalam rangka apresiasi atas pelestarian seni wayang mengatakan, melalui PEPADI, jumlah dalang di Jabar tercatat sebanyak 850 orang. Dari jumlah tersebut, termasuk didalamnya dalang senior, remaja dan cilik.

    PEPADI, yang didirikan 5 tahun lalu, berkomitmen menjadi ruang apresiasi para dalang, juga diharapkan dapat membina kerukunan para
    dalang di Jabar serta diharapkan dapat berperan aktif dalam rangka partisipasi pelestarian seni budaya daerah, jelasnya.

    Perkembangan seni wayang di Jabar, imbuh Tjatja, selain wayang golek juga berkembang wayang kulit seperti di Cirebon serta wayang cepak  di Cimahi dan Indramayu. (Nur)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus