Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    500 Anak Sekolah Dasar Ikuti Program Kesehatan Gigi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8553.jpg

    BANDUNGKAB-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Pajajaran (UNPAD) Kota Bandung menggelar Kegiatan Bakti Sosial Gigi Sehat Anak-anak Ceria untuk 500 anak sekolah dasar.
     
    Kegiatan sosial yang mengangkat tema “Say No To Caries Sensibility” ini berlangsung di Gedung Moch.Toha Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Soreang, Rabu (26/03).
     
    Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Ir.Sofian Nataprawira, MP, Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, dr.Achmad Kustijadi, M.Epid, Dekan FKG UNPAD, Dr.drg. Nina Justiana, M.Kes, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj. Kurnia Agustina Dadang M.Naser serta ratusan orangtua murid dari berbagai wilayah Kabupaten Bandung.
     
    Dalam kegiatan ini, tidak kurang dari 35 dokter melakukan aplikasi flour atau pengolesan flour kepada seluruh murid tersebut yang rata-rata berusia 6-7 tahun. Pengolesan flour bertujuan untuk menguatkan gigi dan mencegah gigi berlubang. “Flour ini diyakini dapat mencegah karies gigi dan efektif diberikan pada saat pertumbuhan dan perkembangan gigi pada usia rentan seperti usia anak-anak sekolah dasar”, ungkap Nina Justiana.
     
    Nina menambahkan salah satu masalah kesehatan mulut yang paling sering dijumpai adalah gigi berlubang. Gigi berlubang bisa terjadi pada semua tingkat usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Oleh karenanya, melalui kegiatan bakti sosial ini, Ia berharap anak-anak bisa mengerti dan memahami bahwa menjaga kebersihan mulut dan gigi itu sangat penting agar tetap sehat.
     
    Dalam kesempatan itu, Kurnia Agustina Dadang Naser mengingatkan kepada para orangtua agar senantiasa waspada terhadap aktivitas anak-anaknya saat mengkonsumsi makanan seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan manis. Karena gula dan bakteri, menurutnya bisa menyebabkan terjadinya lubang pada gigi.
     
    “Jangan pernah cape dan bosan untuk mengajak dan selalu mengingatkan anak-anak kita, agar rajin menyikat gigi minimal 2x sehari, dilakukan sesudah sarapan pagi dan menjelang tidur di malam hari”, ucapnya pula.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus