Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dapat Informasi Murid Belajar di Tenda, Gubernur Tinjau Langsung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8581.jpg

    SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta para bupati/walikota agar kreatif mencari solusi atas masalah sosial mendesak, khususnya seputar bidang pendidikan dan kesehatan.

    Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan yakni dana CSR (//Corporate Social Responsibility//) perusahaan swasta nasional yang beroperasi di daerah masing-masing.

    Gubernur Ahmad Heryawan menegaskan hal itu saat bersama Bupati Sukabumi Sukmawijaya mengunjungi SD Negeri 2 Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kabupaten Sukabumi, Senin (31/3). 

    "Banyak perusahaan besar di Jabar. Saya minta bupati/walikota  untuk //ngeprak-ngeprak// perusahaan agar bantu kepentingan Jabar, khususnya masalah pendidikan dan kesehatan," papar Ahmad Heryawan.

    Gubernur mengutarakan latarbelakang permintaannya kepada kepala daerah tersebut, yakni karena upaya mengatasi masalah mendesak melalui mekanisme anggaran, kerap terkendala proses administratif.

    Kondisi dimaksud terjadi di SD Negeri 2 Cikawung, antara lain. SD yang terletak di pelosok Sukabumi ini ambruk pada 2009 akibat gempa. Namun, pemerintah provinsi baru membangun dua lokal ruang kelas pengganti. 

    Kekurangan ruang kelas memaksa puluhan murid menjalani proses belajar mengajar di bawah tenda, beberapa tahun.

    Memperoleh informasi dari media massa, Gubernur Ahmad Heryawan mengecek langsung kondisinya. Sebelumnya, Bupati Sukabumi ditelepon, dan diperoleh penjelasan bahwa satu ruang kelas baru akan dibangun oleh pemerintah kabupaten.

    "Tapi kan pengerjaannya harus melalui tender, sesuai peraturan yang berlaku. Ini butuh waktu, sementara murid membutuhkan kelas baru sekarang," tutur Ahmad Heryawan. 

    Ditambahkan, atas kondisi tersebut pemerintah provinsi mengupayakan dana CSR. "Alhamdulillah, kita dapat dari Bank BJB untuk tiga ruang kelas. Proses pengerjaannya mulai minggu depan," ujar Ahmad Heryawan.

    Kepala SD Negeri 2 Cikawung Ruhiyat Setiawan menyambut gembira langkah taktis Gubernur. Solusi cepat ini, katanya, juga disambut para orangtua murid.

    "Kita semua bersyukur karena masalah lama kami segera teratasi. Sudah terlalu lama anak didik belajar darurat. Padahal, kami dituntut menjaga kualitas," ujar Kepala Sekolah yang membina 250 lebih murid.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus