Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Ade Swara Tinjau Pelayanan Akte Kelahiran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8650.jpg

    KARAWANG-Guna untuk mewujudkan Pelayanan yang transparan akuntabel dan juga efisien, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengadakan Pelayanan Mobile, pada Jumat (11/4)  bertempat di kantor Desa Lemahmulya Kecamatan Majalaya. Jenis pelayanannya yaitu pembuatan Akte Kelahiran.

    Ini merupakan desa ke 2 setelah desa Ciranggon. Pada kesempatan kali ini di desa Lemah Mulya di monitor langsung oleh Bupati Karawang H. Ade Swara beserta jajaran dengan bersepeda dari kantornya di By Pass Karawang. Kurang lebih 42 Km Bupati bekerja dengan bersepeda “Bike To Work”.
     
    Pada saat pelayanan, hasilnya diserahkan secara simbolis oleh Bupati Karawang kepada masyarakat. Yang mendaftar variasi umurnya. Dari anak anak sampai yang sudah dewasa.

    Bupati hadir bersama Kasat Pol PP Am Nur, Kadisdukcatpil Eka Sanatha, Camat Majalaya Agus kurnia dan Kades Lemahmulya Sutisna serta pejabat Pemkab lainnya yang juga turut berpartisipasi dalam mengikuti olahraga Sepeda terdapat kurang lebih 30 sepeda.
     
    Dalam sambutannya Bupati mengatakan, “dengan diadakannya pelayanan ini saya kira  cukup berhasil dan Lebih efektif. Irit bagi masyarakat karena tidak perlu mengeluarkan rupiah untuk transport, ujar bupati.

    Saat ini Masyarakat Kabupaten Karawang sudah hampir 70 % memiliki akte Kelahiran. Dengan adanya pelayanan ini target mungkin bisa mencapai 80%. 
     
    Dengan pelayanan ini membuktikan, bahwa pelayanan bila dilakukan langsung oleh yang bersangkutan akan cepat. Jadi, dalam hitungan jam selesai, tidak berlarut larut sampai 1-2 minggu, demikian bupati.
     
    Dalam laporanya Kepala Disdukcatpil Kab Karawang Eka Sanatha menjelaskan, pelayanan  di lokasi pertama dilakukan 2 hari.Dilokasi kedua sampai dua hari. Rata rata satu hari mencapai 50 masyarakat terlayani. Di satu lokasi akan dibuka pelayanan selama 2 hari lalu terus  bergeser ke tempat yang lain, jelas Eka.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus