Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kota Bandung Disibukkan Menangani Venue PON

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8706.jpg

    BANDUNG - Selain Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang bertempat di Gedebage, Bandung, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung mengaku memiliki empat proyek besar lainnya yang dipersiapkan untuk menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat mendatang.

    Kepala Dispora Kota Bandung, Asep Tjutju Cahyadi mengatakan keempat venue cabang olahraga tersebut yakni pembangunan GOR Bandung di Jalan Jakarta, SOR Aquatik (renang) di wilayah Caringin, GOR Pajajaran di Jalan Pajajaran, dan SOR Tenis Lapangan di Taman Maluku Kota Bandung.

    "Kalau yang terdekat akan dimulai proses pembangunan yaitu GOR Bandung, yang akhir April nanti akan dilakukan pemugaran setelah ditentukan pemenang lelangnya pada akhir bulan ini (Maret,red), kata Asep.

    Sementara untuk SOR Aquatik (renang) yang berada di kawasan Caringin kata dia, telah memasuki masa pembuatan Detail Engineering Design (DED). "Proses pembangunannya ditargetkan akan dimulai pada tahun ini," ungkapnya.

    Sedangkan untuk GOR Pajajaran dan SOR Tenis Lapangan, Asep mengaku hingga kini masih dalam tahap perencanaan.

    "Dari semua venue tersebut minimal harus berstandar internasional," tegasnya.

    Seperti diketahui, Kota Bandung terpilih menjadi lokasi pertandingan bagi 27 cabang olahraga pada PON XIX/2016 di Jawa Barat mendatang.

    Dengan begitu, pihaknya menjadi salah seorang yang cukup sibuk mempersiapkan lokasi-lokasi pertandingan tersebut dari mulai menyiapkan berbagai perencanaan.

    Dari 27 cabang olahraga yang digelar di Kota Bandung, kata dia sebagian akan digelar di fasilitas milik militer, swasta, pemprov Jabar dan fasilitas milik Pemkot Bandung sendiri.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Jawa Barat, Yudha M Saputra pernah mengatakan dalam persiapan tersebut pihaknya membagi dalam tiga elemen diantaranya pembangunan atau renovasi venue untuk pertandingan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

    Untuk pembangunan venue baru, Yudha mengatakan akan membangun sekitar 10 venue, diantaranya untuk cabang olahraga bola voli, voli pasir, voli indor, anggar, tinju, tenis meja, atletik, beladiri dan bisbol. Sedangkan sisanya, lanjut dia hanya berupa renovasi atau perbaikan saja.

    "Kita sudah tetapkan ke ketua PB PON yakni Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan untuk menetapkan 44 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Dan rencanakan akan membangun venue baru sekitar 10 venue yang terbagi dalam 13 wilayah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat," kata Yudha.

    Dari pembangunan tersebut hingga akhir, pihaknya memperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 Triliun lebih.

    "Dana relatif besar untuk tahun ini, diatas hampir Rp 300 Miliar. Pembangunan sendiri kan sudah diawali sejak 2010 lalu, diantaranya Stadion GBLA, terus yang di Bekasi, Bogor juga. Yang sudah selesai mencapai Rp 1 Triliun untuk pembangunan renovasi dan baru," jelasnya.

    Pihaknya memperkirakan dana tersebut akan terus semakin bertambah hingga 2015 mendatang. Pasalnya mau tidak mau pembangunan dan renovasi harus berakhir pada 2015 nanti.

    "Tahun 2015 kan semua venue harus selesai semuanya. Anggaran pasti akan bertambah, apalagi kita juga harus melengkapi peralatan. Itu bisa nyampe sekitar Rp 2 triliyun. Belum lagi opening dan closing yang diperkirakan akan mengeluarkan biaya sangat mahal. Nanti kita akan lihat lebih detailnya," jelasnya.

    Dengan begitu, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk kelangsungan PON XIX/2016 mendatang.(MG)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus