Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher: Siapkan RKP-RAPBN 2015, SBY Tunjukkan Sikap Negarawan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8770.jpg

    JAKARTA - Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sedang menyiapkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2020.

    Khusus RKP dan RAPBN 2015, salah satu proses penyiapannya dibahas dalam Sidang Kabinet Paripurna, yang juga dihadiri para Gubernur, di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, 29 April 2014.

    Agenda ini dilanjutkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang juga dipimpin langsung Presiden SBY di Jakarta, Rabu, 30 April 2014.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang diperluas, saat ditanya wartawan soal isi pertemuan, memaknai penyusunan RKP dan RAPBN 2015, serta RPJMN 2015-2020 sebagai pendidikan kenegarawanan oleh SBY.

    "Pak SBY luar biasa, memberikan pengajaran kenegarawanan kepada kita. Meski di Oktober (masa baktinya) berakhir, dengan segala keseriusannya (SBY) mempersiapkan RPJMN 2015-2020. Plus, pada saat yang bersamaan difokuskan juga bidang-bidang pembangunan untuk 2015," papar Aher.

    Gubernur Ahmad Heryawan menambahkan, RPK dan RAPBN 2015, serta RPJMN 2015-2020 dimaksud akan diarahkan kepada pemerintahan baru hasil Pemilu 2014.

    "Nantinya diserahkan kepada Presiden baru. Ya, tentu di sana-sini ada perubahan, tapi dasarnya sudah disiapkan," Aher menjelaskan, seraya menegaskan kembali bahwa langkah dimaksud pembelajaran kenegarawanan buat semua pihak.

    Presiden SBY dalam Sidang Kabinet Paripurna memaparkan dasar pemikiran RKP dan RAPBN 2015, "Agar diketahui dan manakala akan dilakukan perubahan dan penyesuaian, rencana ini sudah dapat diketahui dan dipelajari lebih awal," kata SBY.

    Presiden menambahkan, asumsi yang digunakan dalam RKP dan RAPBN tersebut harus tepat, sebagaimana selama ini. Selain asumsinya tepat, tegas SBY, juga harus bisa dicapai dan menjawab sejumlah isu dan tantangan tahun-tahun mendatang.

    "Artinya kita bisa merumuskan sasaran-sasaran yang tepat, dan presiden yang baru nanti beserta pemerintahannya juga dapat melaksanakan RAPBN dan RKP ini dengan baik," SBY menambahkan.

    Mengenai Musrenbangnas, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengutarakan sejumlah fokus utama pembangunan di daerahnya. Yakni, sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

    "Soal anggaran dari pemerintah pusat, kita berharap ada kucuran yang cukup untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Sektor infrastruktur memang membutuhkan dana besar," Aher menjelaskan.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus