Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur: Bulan Bakti Gotong-Royong Jangan Cuma Seremonial

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8823.jpg

    CIREBON-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan prihatin atas terkikisnya semangat gotong-royong masyarakat tahun demi tahun. Kondisi ini mulai terjadi di pedesaan, terlebih lagi di perkotaan.

    Gubernur Ahmad Heryawan menegaskah hal itu sesaat setelah memimpin pencanangan Bulan Bakti Gotong-Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-11 dan Hari Kesatuan Gerak Ke-42 tingkat Jabar di Kota Cirebon, Rabu (7/5).

    Pencanangan dihadiri juga Ketua Tim Penggerak PKK Netty Prasetyani Heryawan dan sejumlah Bupati dan Walikota. Acara ini diikuti pula tak kurang 500 pengurus dan kader PKK se-Jabar.

    "Kita tentu menghendaki agar pencanangan Bulan Bakti Gotong-Royong bukan seremonial semata, tanpa gerakan sesungguhnya di tengah masyarakat," tegas Aher.

    Diungkapkan, betapa kini jarang ditemukan warga bahu membahu membangun atau merenovasi rumah tetangga. Begitu pula pada perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan, misalnya, hanya karena sarana umum ini menjadi proyek pemerintah alias ditenderkan.

    Aher menambahkan, pola gotong-royong sepatutnya menjadi bagian dalam realisasi berbagai upaya mewujudkan kesejahteraan. Betapa tidak, katanya, tak satupun pihak yang mampu bergerak sendiri mewujudkan harapan masyarakat dalam pembangunan.

    "Tampaknya ke depan, pemerintah provinsi perlu merumuskan cara terbaik, termasuk melalui peraturan bila diperlukan, agar semangat gotong-royong kembali bergelora di masyarakat kita," papar Aher.

    Pada saat yang sama, Aher mendorong unsur pimpinan pemerintah kabupaten/kota se-Jabar juga melakukan upaya sama tentu dengan strategi yang disesuaikan dengan kondisi daerah dan masyarakat masing-masing.

    BBGRM Ke-11 dan Hari Kesatuan Gerak Ke-42 diisi pemberian penghargaan  berbagai kategori kepada kelompok masyarakat mandiri, yang menerapkan semangat gotong-royong dalam kegiatannya.

    Selain menghadiri upacara pencanangan, Gubernur Heryawan juga meninjau lokasi desa percontohan yang warganya mampu membangun jalan permanen melalui gotong-royong.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus