Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kunker Ke Kawasan Industri Wagub Jabar Temukan Persoalan Lingkungan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8833.jpg

    BANDUNG-Sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan hidup, Pemprov. Jabar, menggelar peninjauan langsung ke sejumlah kawasan industri yang diduga ada beberapa kegiatan industri yang mengganggu lingkungan hidup.

    Wagub Jabar, H. Deddy Mizwar dalam kegiatan tersebut berdasarkan pemantauan jabarprov.go.id menemukan beberapa persoalan lingkungan hidup. Di PT Kahatex, yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, Wagub menemukan persoalan pencemaran air di sekitar kawasan tersebut.

    Limbah tersebut, juga menyebar sampai ke daerah perbatasan yaitu Kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Di Rancaekek, dampak pencemaran air telah mengganggu kualitas air baku. Dari hasil peninjauan, air sekitar areal pesawahan sudah berwarna hitam dan berbau, sehingga menurut penduduk sekitar akibat kondisi tersebut untuk memenuhi air minum sehari-hari masyarakat setempat menggunakan air dalam kemasan.

    Di PT Kahatex, Kabupaten Sumedang juga ditemukan pelanggaran yaitu pembuatan sarana bangunan di sekitar sepadan. Sementara itu, di kawasan industri Majalaya Kabupaten Bandung, ditemukan masalah yaitu belum dipatuhinya IMB atas aktivitas beberapa industri yang kini sudah beroperasi.

    Sehubungan dengan temuan tersebut, Wagub dalam keterangannya kepada wartawan mengemukakan beberapa hal untuk temuan adanya bangunan di sepadan sungai diminta untuk segera  diselesaikan. Langkah penyelesaiannya ini, tentunya jangan sampai mengganggu kegiatan industri yang sedang berjalan, dalam arti   industri harus tetap jalan jangan sampai ribuan karyawan PT Kahatex  kehilangan pekerjaan.

    Untuk masalah Limbah air, yang berdasarkan pemantauan telah  telah mengganggu kualitas air baku di sekitar Rancaekek, Kabupaten Bandung minta segera  diselesaikan.

    Selanjutnya, untuk industri yang berlokasi di Solokanjeruk, Kabupaten Bandung  pihak Pemprov. Jabar diantaranya  mempertanyakan tempat pembuangan limbah. Ketika ditanyakan Ditanyakan kepada pengelola dari  laporan yang diterima ada persoalan diantaranya IMB belum ada. Dengan temuan di lokasi tersebut, amdal juga menjadi perhatian karena jika tidak ada amdal, ada dampak kerusakan
    lingkungan.

    Wagub, berkenaan dengan peninjauan dilaksanakan je industri PT Kahatex yang berlokasi di  Kota Cimahi, meninjau langsung pengolahan limbah.atas kunjungan ini menurt wagab  pemantauan ke perusahaan  menunjukkan bahwa pemerintah berupaya menjadi mitra industri.

    Atas temuan pencemaran limbah, terang Wagub membutuhkan Pendekatan untuk  ilmiah yang membutuhkan penelitian sehingga  dari hasil tersebut  bisa dilakukan langkah solusi. Tentang pelanggaran yang ditemukan di kawasan industry   kini menjadi persoalan untuk penyelesaiannya perlu dibentuk dibentuk tim terpadu yang melibatkan seluruh stakeholders.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus