Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kemenlu RI Siap Fasilitasi Kerjasama Antar Negara

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8913.JPG

    BANDUNG- Ministry of Foreign Affairs Republic of Indonesia, Leonard F Hutabarat  memaparkan Kemenlu RI, dalam rangka diplomasi ekonomi dengan beberapa Negara , siap mempromosikan beberapa potensi yang dimiliki oleh seluruh daerah di Indonesia, seperti potensi perdagangan maupun potensi produk hasil industry.

    Upaya penggalian potensi tersebut, salah satunya dilaksanakan di Jabar. Untuk kepentingan hal tersebut, dalam pertemuan kali ini digelar pertemuan dengan jajaran birokrasi dengan kalangan dunia usaha, dari hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat dibuka peluang kerjasama yang bisa dikembangkan  ke Negara Pakistan dan Bangladesh. Penjaringan potensi ini diharapkan produk dari daerah dapat bersaing di pasar ekspor

    Pada prinsifnya,pihak Kemenlu siap memfasilitasi  terbentuknya kerjasama antar daerah, asal daerah meminta. Jika dilihat adanya kehadiran Wagub Jabar dalam pertemuan ini, temuan ini menunjukkan Pemprov. Jabar serius untuk membuka peluang kerjasama dengan beberapa Negara diantaranya Bangladesh dan Pakistan

    Untuk pengembangan kerjasama antar Negara, sasarannya adalah  pasar yang prospektif, Negara berkembang diantaranya ada yang mempunyai prospek Untuk di Indonesia, Selama ini diandalkan migas sekarang bisa dijajaki produk non migas.

    Berdasarkan evaluasi, untuk kerjasama di bidang perdagangan, mitra dagang tersebar Indonesia antara lain dari Cina, Jepang,  India, dan Ameerika Serikat. Namun, untuk Negara di Eropa jumlahnya masih kecil.

    Kemenlu RI, untuk fokus usaha, dalam pengembangan kerjasama lintas Negara  diprioritaskan untuk usaha berskala  UMKM, dan  IKM . Sementara itu, untuk jenis produknya Khusus untuk dari Jabar yang paling banyak diminati antara lain : ksesories, batik yang variatif dan busana muslim mempunyai nilai kompetitif.

    Guna pengembangan produk untuk kepentingan pasar ekspor, harus ada riset pasar. Hasil pertemuan ini, sebagai langkah Follow up untuk kKta Bandung dan Pemprov Jabar diharapkan untuk datang
    ke Pameran yang akan diselenggarakan di Banglades dan Pakistan. Dari keikutsertaan di pameran, ujar Hutabarat dan pelaku usaha yang mengikuti pameran  dapat difasilitasi untuk bisa berintekrasi dengan pengusaha di dua negara tersebut

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus