Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Ramadhan, Harga Sembako Perlahan Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8992.jpg

    BANDUNG-Tiga minggu menjelang bulan suci Ramadhan sebagian harga-harga sembako mulai beranjak naik. Seperti harga telur, daging ayam, minyak, gula, bawang merah dan bawang putih. Hal demikian dihasilkan pantauan reporter jabarprov.go.id, Sabtu (7/6) di beberapa pasar tradisonal Kota Bandung.

    Seperti di pasar tradisional Simpang Dago, telur yang tadinya Rp 17.000/kg kini Rp 19.000/kg, daging Sapi belum mengalami kenaikkan yaitu Rp 95.000-96.000/kg. Untuk gula juga belum mengalami kenaikkan yaitu Rp 10.000-11.000/kg, baru akan naik ketika sudah memasuki bulan Ramadhan menjadi Rp 12.000/kg.

    Daging ayam yang tadinnya Rp 20.000/kg sekarang naik menjadi Rp 30.000 seperti diungkapkan ibu Ratna penjual daging ayam di pasar Simpang. Sayur mayur dan bumbu juga tidak mengalami kenaikkan cabe kriting naik menjadi Rp 8.000/kg dari yang tadinya Rp 7.000/kg. Sedangkan cabe rawit yang biasanya mahal saat ini hanya Rp 15.000/kg tetapi kemungkinan ramadhan nanti bisa naik sampai Rp 30.000/kg. Untuk harga beras juga tidak mengalami kenaikkan kisaran harganya sekitar Rp 8.800-10.000/kg.

    Hampir sama dengan di pasar Simpang, harga-harga sembako di pasar Suci juga beberapa mengalami kenaikkan. Daging ayam sekarng Rp 32.000 dari tadinya Rp 28.000 dan menurut ibu Wagiah penjual daging ayam di pasar Suci saat Ramadhan nanti bisa naik kembali hingga Rp 35.000- Rp 36.000/kg karena tahun lalu saja harganya mencapai Rp 38.000/kg.

    Berbeda dengan di pasar Simpang harga daging sapi di Pasar Suci lebih tinggi yaitu sekitar Rp 95.000- Rp 100.000/kg dan akan naik ketika awal ramadhan dan menjelang lebaran. Untuk harga minyak dan beras di pasar Suci juga masih normal yaitu Rp 12.000 dan  Rp 10.000 sedangkan gula merah mengalami kenaikkan dari rp 11.000 menjadi Rp 14.000. Cabe kriting yang tadinya diatas Rp 10.000 kini turun menjadi dibawah harga sebelumnya sedangkan cabe merah masih normal berkisar Rp 20.000/kg dan Rp 10.000/kg untuk cabe rawit. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikkan dari yang tadinya Rp 15.000 menjadi Rp 20.000/kg. Sedangkan harga minyak baik yang kemasan atau minyak curah harganya masing-masing Rp 15.500/kg dan Rp 13.000/kg. Harga telur di pasar Suci juga sudah mengalami kenaikkan dari beberapa bulan sebelumnya yaitu Rp 19.000 dari Rp 15.000/kg atau Rp 16.000/kg.

    Tidak jauh berbeda dengan dua pasar tradisional sebelumnya, harga-harga sembako di Pasar Balubur juga bervariatif dan ada yang menggalami kenaikkan. Seperti harga  beras di pasar Balubur berkisar antara Rp 7.800- Rp 9.800/kg. Dan menurut penjual beras bernama Asep harganya akan naik ketika memasuki bulan ramadhan yaitu antara Rp 8.000- Rp 10.000/kg. Sedangkan harga telurtadinya Rp 14.000- Rp 15.000/kg menjadi Rp 20.000/kg dan diawal ramadan serta menjelang lebaran harganya mencapai Rp 26.000/kg. Daging ayam juga telah mengalami kenaikkan harga dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 34.000/kg dan menjelang ramadhan hingga lebaran kemungkinan harganya berkisar diangka tersebut.

    Untuk daging sapi menurut Azis, sasaat ini harganya turun menjadi Rp 95.000 dari Rp 98.000, diperkirakan menjelang lebaran harganya bisa naik hingga Rp 100.000/kg. Sedangkan harga minyak curah di pasar ini masih normal yaitu Rp 12.000/kg dan minyak kemasan kisaran harganya antara Rp 13.000/lt- Rp 25.000/lt. Harga gula juga masih normal Rp 11.000/kg- rp 12.000/kg dan harga bawang merah dan putih dari masing-masing Rp 18.000/kg dan Rp 14.000/kg diperkirakan naik menjadi Rp 20.000an/kg saat ramadhan. Semoga harga-harga sembako yang naik bisa turun sehingga tidak memberatkan masyarakat dan tidak mengganggu niat ibadah suci di bulan ramadhan kelak.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus