Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengusaha Jangan Dzolimi Konsumen

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9065.jpg

    KARAWANG-Wakil Bupati menunjukan Kepeduliannya kepada Masyarakat yang bercitacita menjadi pengusaha.Hal itu ia tunjukan dengan turut hadir dalam seminar yang digagas oleh kumpulan Komunitas yang dipimpin oleh Ust Yusuf Mansyur, Jumat ( 13/6) malam yang di selenggarakan di aula RM Komersial di bilangan Interchange Karawang Barat.

    Seminar bisnis ini bertajuk “Semua Bisa Jadi Pengusaha” dr Cellica hadir sebagai perwakilan Pengusaha dari Kabupaten Karawang kapasitasnya tidak sebagai orang pemerintahan.

    Sebelum kedatangan Ustad Yusuf Mansyur, drCellica sedikit memberikan materi dan pengalaman hidup guna mensharingkan kepada hadirin peserta seminar. Menurut dr Cellica “ saya bicara disini bukan artinya pengusaha pintar namun hanya bersifat sharing.  Kepada Pengusaha, saya hanya sedikit memberikan nasehat, bahwa pengusaha bisa berhasil bila diawali dengan semangat pantang menyerah. Seperti saya pribadi, saya menjadi pengusaha titik awalnya di turunkan ilmu dari seorang ayah, walaupun bisa dibilang sukses ayah saya selalu pahit memberikan uang saku kepada saya sejak SD hingga kuliah, ujar Cellica.

    Hidup ini perlu perih, maka sejak bangku kuliah bahkan dari SMA saya sudah di ajari dunia bisnis di bidang pemasaran Property sejak awal saya sangat tidak paham bahkan target penjualan sangat tidak ada hasil artinya nol, namun setelah sudah memahami trik yang diajarkan dan didasari sifat pantang menyerah akhirnya seminggu saya bias jual 1 rumah seterusnya bias sampai 25 rumah dalam sebulan.” Tuturnya

    Selanjutnya menurut dr Cellica ”Pengusaha juga harus berprilaku jujur tidak mendzalimi konsumen maka dengan begitu kepercayaan konsumen akan tetap dan bahkan bertambah seiring waktu berjalan, demikian cellica.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus