Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    LKBH Pemprov Jabar Siap Bantu Permasalahan Hukum PNS

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9096.jpg

    BANDUNG- Sebanyak 14 ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendapat bantuan hukum secara gratis, menyusul rencana Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Pemprov Jabar yang akan membagikan kartu member LKBH Pemprov Jabar kepada mereka.

    Ketua LKBH DP Korpri Jawa Barat, Rudi Gandakusumah mengatakan, kartu member LKBH Pemprov Jabar akan dibagikan kepada seluruh PNS pada bulan depan setelah seluruh data terkumpul.

    "Mudah-mudahan bulan depan, kita sudah bisa memberikan kartu anggota LKBH kepada selurun PNS,” ujar Rudi kepada wartawan di kantor LKBH Jabar, Jalan Lodaya, Rabu (18/06).

    Menurut Rudi, berbagai fasilitas yang bisa di dapat oleh PNS dari adanya LKBH Pemprov Jabar ini diantaranya fasilitas konsultasi, bantuan hukum secara gratis baik kasus yang berhubungan dengan pekerjaan ataupun masalah dalam keluarga.

    “Fasilitas konsultasi dan bantuan tersebut tidak hanya berlaku bagi PNS yang bersangkutan tetapi juga bagi istri dan anak mereka,” ucapnya.

    Rudi juga menyatakan, bantuan konsultasi dan hukum gratis ini tidak hanya berlaku bagi PNS dan keluarganya, tetapi juga bagi tenaga honorer yang berada di lingkungan Pemprov Jabar.

    “Untuk bantuan bagi tenaga honorer harus ada permohonan dari pimpinan OPD dimana yang bersangkutan bekerja,” katanya.

    Namun menurut Rudi, tidak semua permasalahan yang dihadapi oleh PNS bisa ditangani oleh LKBH Pemprov Jabar, diantaranya masalah dalam kasus narkoba, tipikor dan Gugatan Tata Usaha Negara (TUN).

    “Ke-3 kasus tersebut lebih banyak akan konflik kepentingan jadi kita tidak menanganinya,” tutur Rudi, yang juga Kepala Biro Humas, Protokol dan Umum Pemprov Jabar. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus