Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sertifikasi Profesi Semakin Dibutuhkan Jelang Pasar Bebas ASEAN 2015

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9099.jpg

    BANDUNG -Peminat sertifikasi profesi sektor pariwisata, operator garmen dan teknologi informasi (IT) menempati peringkat tertingg. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Standarisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Prov. Jabar Ismet Melik.

    Dia mengatakan, peminat sertifikasi profesi terus meningkat karena adanya kesadaran terhadap profesi mereka menjelang pasar bebas ASEAN (AEC) 2015.

    "Kesadaran  semakin tinggi dan butuh sertifikasi kompetensi untuk bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri," kata Ismet Melik.

    Ismet menjelaskan, ada beberapa bidang yang masuk dalam Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) di Jabar antara lain sektor  pariwisata, tata boga, las, instalasi listrik, labpratorium kimia, spa kecantikan dan yang tertingi peminatnya , yaitu di bidang otomotif, garmen serta IT.

    Menurut dia, persaingan kerja global semakin ketat dan tenaga kerja harus kompeten sesuai profesinya masing-masing. Sertifikasi dilakukan untuk meningkatkan daya saing kerja, menghadapi pasar bebas ASEAN 2015.

    "Target untuk 2015  mengusulkan 25 paket dan itu juga disesuaikan dengan anggaran yang tersedia," katanya.

    Ia menyebutkan anggaran sertifikasi untuk  satu orang mencapai Rp 5 juta dan untuk lisensi Tempat Uji Tes (TUK) sebesar Rp.8 juta. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus