Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Provinsi Jabar Gelar Apel Pengamanan Pilpres

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9211.JPG

    BANDUNG. Jelang 2 hari berlangsungnya Pilpres, yang jatuh tanggal 9 Juli 2014 mendatang digelar apel gabungan kesiapan dan pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Pilpres di Provinsi Jabar. Apel pengamanan Pilpres berlangsung di Lapangan Gazibu (7/7). Apel dipimpin Kapolda Jabar, Irjen Pol M Iriawan.

    Hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, Kajati Jabar Fery Wibisono, Pangdam III Siliwangi Mayjen Dedi Kusnadi dan Ketua Pengadilan Tinggi Jabar, Emy Mustofa .

    Hadir dalam apel pengamanan tersebut, ribuan personil dari Polri, TNI dari beberapa kesatuan dan linmas.
     
    Berkenaan dengan apel  akbar tersebut Kapolda, dalam acara tersebut memaparkan apel pengamanan Pilpres merupakan komitmen dari bersama seluruh stakeholders untuk menjamin lancar dan amannya pelaksanaan Pilres.

    Dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pilpres, Polda Jabar siap  bersinergi dengan prajurit TNI dari Kodam III Siliwangi. Bagi yang mengacaukan dan membuat rusuh situasi Pilpres di Jabar akan berhadapan dengan aparat TNI Polri.

    Dalam kegiatan tersebut, Pangdam III siliwangi menegaskan TNI siap mensukseskan Pilpres. Prajurit TNMI  diminta membantu kepada pihak Kepolisian. Jika ada tindakan anarkis, diperbolehkan mengambil langkah pengamanan.

    Sementara itu, Gubernur, dalam keterangannya secara terpisah kepada wartawan mengatakan berkenaan dengan apel pengamanan Pilpres mengingat  Pilpres  merupakan peristiwa penting dalam rangka suksesi kepemimpinan 5 tahunan harus terjamin agar pelaksanaan Pil[res aman dan lancar sehingga masyarakat tak terintimidasi dan dapat menyalurkan pilihan secara rasional.Jika hal tersebut dapat tercpai, akan lahir pemimpin yang baik sesuai pilihan rakyat.

    Menyikapi kondisi Jabar, tak ada daerah yang masuk daerah rawan. Wilayah Jabar semuanya aman. Hal tersebut dapat terlihat dari pelaksanaan Pilkada di Jabar dalam 5 tahun terakhir dengan frekuensi terbanyak ada di tahun 2013 seluruhnya aman-aman saja.

    Kendati di beberapa pelaksanaan Pilkada ada yang menimbulkan  sengketa, prosesnya berjalan  damaidan akhirnya  bisa   diselesaikan  di Mahkamah Konstitusi. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus