Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati : Masyarakat Jangan Terpancing Provokasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9245.jpg

    LELEA – Saling klaim kemenangan antara pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden pasca pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 lalu dikhawatirkan menimbulkan konflik horizontal ditengah-tengah masyarakat. Untuk itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk tidak terpancing dengan aksi provokatif yang dilakukan oleh provokator.

    Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu ketika berbuka puasa bersama dengan ratusan warga dari Kecamatan Losarang, Lelea, Cikedung, dan Terisi yang bertempat di Kantor Kuwu Desa Nunuk Kecamatan Lelea, Sabtu (12/07/2014).

    “Masyarakat sudah menyaksikan di media elektronik, kalau lihat tv yang satu maka calon yang menang adalah nomor satu, sementara lihat tv lain yang menang nomor dua, terus terang ini membuat bingung masyarakat maka jika ini dibiarkan maka menimbulkan keresahan. Untuk
    itu kita tunggu hasil resmi dari KPU pada tanggal 22 Juli mendatang, karena itu merupakan produk hukum resmi. Saya tegaskan masyarakat Indramayu tidak boleh terprovokasi oleh pihak-pihak yang membuat keruh suasana Indramayu,” ujar bupati.

    Bupati menambahkan,  saat ini pasca pemilihan umum legilatif pada 22 April dan pemilu presiden 9 Juli kemarin, kondisi wilayah Kabupaten Indramayu cukup kondusif. Meskipun pendukung dari kedua pasangan calon presiden tersebut terus melakukan psywar namun masyarakat Indramayu tidak terpengaruh.

    “Saat ini memang perang opini terus dilakukan oleh para pendukung calon presiden diberbagai media termasuk media social yang masih sangat ramai. Namun demikian masyarakat Indramayu tetap menjaga kondusivitas daerahnya. Akan tetapi jika ada pihak yang memprovokasi, maka aparat keamanan baik TNI dan Kepolisian siap mengambil tindakan tegas,” Katanya.

    Sementara itu apresiasi keamanan di Kabupaten Indramayu yang cukup kondusif itu diaprsiasi oleh Panglima Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim yang langsung mendatangi Bupati Indramayu untuk menyampaikan terima kasih akhir pecan kemarin.

    “Selama ini Indramayu termasuk daerah yang cukup kondusif. Tolong jangan dinodai oleh hal-hal yang sepele. Kepada tim sukses maupun elemen masyarakat, marilah kita sama-sama tunggu hasil penghitungan KPU yang dilaksanakan 22 Juli nanti. Semua pihak harus menerima apapun
    hasil pengumuman dari KPU karena itu merupakan produk hukum resmi.

    Bersama dengan Kepolisian kami tindak tegas jika ada upaya yang akan merusak Indramayu,” tegas Pangdam yang diamini Dandim dan Kapolres ini.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus