Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ngabuburit Sambil Sosialisasikan BPJS

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9312.jpg

    BANDUNG - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus berusaha menyosialisasikan undang-undang 24 tahun 2011 terkait jaminan sosial. Sosialisasi ini dilakukan juga di Mal, sekaligus ngabuburit selama Ramadhan.

    Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung 1 Darmadi mengatakan BPJS Ketenagakerjan Bandung 1 terus berupaya memberikan informasi serta manfaat akan jaminan sosial serta perlindungan sosial kepada tenaga kerja dan masyarakat.

    "Kami  menyambut baik Mall Citilink sebagai salah satu pengelola Mall terbesar di Bandung, menjadi bagian dalam menjalankan amanah undang-undang 24 tahun 2011 serta peraturan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan terhadap para karyawan," katanya.

    Dia mengatakan terbuka lebar kesempatan yang sama kepada mal-mal lain di kota Bandung untuk menggelar sosialisasi pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan.

    "BPJS itu ada dua, kesehatan dan ketenagakerjaan. Kesehatan itu sebelumnya Askes dan ketenagakerjaan sebelumnya itu PT Jamsostek. Ini akan terus kami sosialisasikan agar tidak salah pemahaman masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan," tegasnya.

    Dia mengatakan BPJS Ketenagakerjaan saat ini memiliki program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua. Nantinya, per 1 Juli 2015, satu program lagi akan dikelola yakni jaminan pensiun.
    Selain itu pada 1 Juli 2015, seluruh pegaia negeri termasuk TNI Polri juga diperbolehkan untuk mengikuti program BPJS ketenagakerjaan.

    Darmadi mengatakan sesuai PP NO 84 tahun 2013  pasal 2 ayat 3 perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja 10 orang atau membayar upah paling sedikit Rp 1.000.000 wajib untuk mengikuti program BPJS ketenagakerjaan , artinya untuk saat ini gaji karyawan rata -rata sudah diatas 1 juta sehingga ini menjadi kewajiban mendaftarkan sebagai peserta.

    "Perlu saya tambahkan juga sesuai PP no 86 tahun 2013 tentang sangsi bahwa bila tidak menjadi peserta ataupun yang menghambat  dalam pelaksanaan BPJS ketenagakerjaan akan mendapatkan sanksi berupa administrasi serta denda berupa uang,sanksi administrasi seperti pencabutan izin usaha ,dan sangsi tidak medapat pelayanan publik dan sebagainya."

    Boby Foriawan , Kepala Bidang Pemasaran BPJS Cabang Bandung 1 menambahkan  untuk meningkatkan pelayanan BPJS ketenagakerjaan sekarang sedang berupaya memberikan pelayanan berbasis electronik seperti BPJS Tk mobile dan E-poyment sistem (EPS),dimana karyawan dapat melihat saldo melalui HP baik yang androind dan IOS serta tata cara pembayaran dan informasi melaui websete kami dan mempermudah dalam pembayaran .

    Andreanus Rudi Jakana selaku Manager markerting communication Mal Festival City Link menambahkan sebuah kewajiban bagi pengusaha termasuk pengelola mal membantu program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat khususnya para tenat yang tergabung dalam mall citilink.

    "Saya berharap bagi tenat yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan untuk segera menjadi peserta agar mendapatkan perlindungan dari manfaat jamina sosial tenaga kerja." jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus