Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    160 Ribu Pemudik Pakai KA dari Bandung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9394.jpg

    BANDUNG - Arus pemudik menggunakan kereta api dari Stasiun Bandung sejak H-10 hingga H+10 mencapai ratusan ribu orang. Hingga H+6 tercatat mencapai 160 ribu orang menggunakan jasa KA.

    Humas PT KAI Daop 2 Bandung Zunerfin menyebutkan pihaknya memperkirakan, total volume penumpang angkutan Idul Fitri tahun ini naik 6 persen jika perbandingannya dengan momen sama tahun sebelumnya.

    Zunerfin mengungkapkan, perkiraan naiknya volume penumpang itu terlihat pada kondisi sejak 18 Juli 2014 atau H-10 sampai H+6 atau 4 Agustus 2014. Pada periode tersebut, total penumpang khusus KA komersil jarak sedang dan jauh, yang terdiri atas kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi, termasuk KA ekonomi, tetapi di luar KA komuter, sebanyak 160.532 penumpang.

    "Itu lebih banyak sekitar 4 persen daripada dibandingkan periode sama 2013, yang jumlahnya 154.593 penumpang," sebut Zunerfin.

    Jumlah penumpang sebanyak 160.532 orang tersebut terdiri atas kelas eksekutif sebanyak 50.798 penumpang. Kemudian, tuturnya, kelas bisnis sejumlah 28.427 penumpang. Sedangkan kelas ekonomi sebanyak 81.307 penumpang.

    Pada periode tersebut, volume tertinggi terjadi pada H+1 atau 30 Juli 2014. Saat itu, jumlah penumpang KA komersil jarak sedang dan jauh ditambah KA ekonomi, tetapi tidak termasuk KA komuter, sebanyak 10.940
    orang.

    Mengenai KA komuter (lokal), Zunerfin mengemukakan, sejak H-10 sampai H+6, total penumpangnya pun mencapai ratusan ribu orang. Angkanya mencapai 652.783 penumpang. Akan tetapi, aku Zunerfin, jika perbandingannya dengan periode sama 2013, angka tersebut lebih kecil.

    "Pada momen dan periode sama 2013, jumlahnya 675.237 penumpang. Itu terjadi karena adanya pembatasan agar kami dapat meningkatkan pelayanan," tuturnya. jo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus