Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PKL Kawasan Cimindi Segera Ditertibkan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9441.jpg

    CIMAHI-Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bawah  Fly Over (jembatan layang) Cimindi dan sekitarnya harus siap-siap pindah tempat berjualan ke lokasi baru. Pasalnya, PKL di lokasi perbatasan antara Wilayah Kota Cimahi dan Kota Bandung itu, akan segera ditertibkan.

    Penertiban para PKL di Bawah Jembatan Layang Cimindi tersebut, menurut Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, Perdagangand an Pertanian (Diskopiendagtan) Kota Cimahi, Huzen Rahmadi, mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 4 Tahun 2004 Tentang Ketertiban Umum. Dalam Pasal 9 Perda tersebut ditegaskan, setiap orang atau badan hukum dilarang menempatkan benda-benda dengan maksud untuk melakukan sesuatu usaha di jalan di pinggir rek Kereta Api, jalur hijau, taman dan tempat-tempat umum. Setiap orang dan badan hukum dilarang menjajakan barang dagangan, membagikan selebaran atau melakukan usaha-usaha tertentu dengan mengharapkan imbalan di jalan, jalur hijau, taman, hutan kota, trotoar dan tempat-tempat umum.

    “Mayoritas PKL sudah menerima dan menandatangani siap menaati Perda Nomor 4 Tahun 2004 tersebut,” kata Huzen di Kompleks Perkantoran Pemeriantah Kota Cimahi kepada wartawan. Berdasarkan pantauan jabarprov.go.id, Selasa (12/8), para PKL yang berjualan di bawah Jembatan Layang Cimindi dan sekitarnya itu, ada yang sudah siap-siap pindah ke lokasi baru. Mereka mendapatkan informasi bahwa Satpol PP Kota Cimahi akan mulai melakukan penertiban pada Rabu (13/8).

    “Saya merencanakan pindah ke Pasar Melong karena rumah saya di Kebon Kopi, tidak terlalu jauh dengan lokasi pasar itu,” kata Ahmad Rozak, penjual makanan dan minuman di sebelah selatan Jemabatan Layang Cimindi atau di mulut Jalan Maharmartanegara kepada jabarprov.go.id.

    Huzen menjelaskan, meski dalam Perda Nomor 4 Tahun 2004 tersebut tidak ada kewajiban Pemerintah Kota Cimahi untuk menyediakan lokasi baru bagi PKL yang terkena peretiban, namun Walikota Cimahi bijak dalam melakukan tindakan. Para PKL tersebut akan difasilitasi untuk pindah ke empat lokasi pilihan yang disediakan, yaitu Pasar Melong, Pasar Cimindi, Pasar Citeureup dan Pasar Atas Baru.

    Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh Diskopindagtan Kota Cimahi, para PKL yang berjualan di bawah Jembatan Layang Cimindi dan sekitarnya, mulai pagi hingga malam hari itu sebanyak 392 pedagang, terdiri dari 175 PKL berdagang di sebelah utara Jembatan Layang atau depan Rek Kereta Api yang masuk Wilayah Kota Bandung, 89 PKL berdagang di sebelah Selatan Jembatan Layang atau sepanjang pinggir ujung Jalan Maharmartanega Wilayah Kota Cimahi dan sebanyak 128 PKL berjualan persis di bawah Jemabatan Layang berderet dari Timur ke Barat atau sebaliknya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus