Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    UMKM KUASAI 99% USAHA DI JAWA BARAT

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9569.jpg

    BANDUNG -- Dalam rangka mendukung peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jabar, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menghadiri acara silaturahmi  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HPMI) Jawa barat di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/08).

    Acara yang mengusung tema “Tingkatkan Kebersamaan dan Solidaritas Demi Kemajuan HIPMI Jawa Barat” tersebut, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ferry Sofwan Arif, Kadin Jabar Agung Suryamal Sutisno.

    Dalam sambutannya Wagub sangat mengapresiasi keberadaan para entrepreneur muda tersebut. Karena hingga sekarang dari 6,7 juta pengusaha di Jawa Barat, sekitar 99,89% adalah pengusaha sektor UMKM. 

    Untuk itu, sesuai dengan janji Pemprov untuk menciptakan 100ribu pengusaha baru, terus menggulirkan peraturan yang mendukung para entrepreneur Jabar. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur yang secara otomatis akan mendongkrak kegiatan perekonomian suatu daerah.

    “Agar pengusaha menjadi garis depan dalam membangun jawa barat, maka pembangunan infrastruktur menjadi sangat penting. terutama setelah ada peraturan mengenai kawasan metropolitan di Jawa Barat. Yaitu Bodebektapur, yang merupakan kawasan twin metropolitan dengan Jakarta. Kedua, kawasan Bandung Raya yang sekarang sudah menjadi kawasan metropolitan," papar Deddy. 

    Ketiga, tambah Deddy, Cirebon Raya. "Kawasan metropolitan Cirebon ini untuk menunjang Tol Cisundawu yang sedang dibangun dan Bandara Internasional Kertajati,” ungkapnya. 

    Menurut Wagub, pihak pemprov juga sudah menyediakan fasilitas pelayanan perijinan yang mudah serta pembiayaan kredit yang besar dengan bunga yang sangat ringan. Ditambah dengan program 100 ribu wirausahawan baru, yang merupakan pemberian modal dan pelatihan bagi masyarakat yang mencoba untuk berwirausaha.

    “UMKM di Jawa Barat yang mendominasi perekonomian di Jabar. Karena itu kita terus mendorong pembentukan 100 ribu wirausahawan  baru di Jawa Barat. Dan sekarang sudah ditraining 20rb pengusaha baru oleh bebera dinas. Dan dalam mendukung para pengusaha ini sekarang Jabar meyediakan 335 miliar di Bank BJB melalui program KCR. Dan setiap tahun akan kita tambah disesuaikan dengan kebutuhan pengusaha. Yang paling unik dan baru di indonesia karena dikenai bunga yang kecil yaitu sebesar 8% kepada para debitur serta dengan jaminann terkecil. karena 70% ditanggung oleh Jamkrida,” paparnya.

    Karena itu wagub berharap para pengusaha terutama yang tergabung dalam HPMI untuk terus maju dan professional. Serta berani untuk mengambil proyek-proyek plat merah. Sehingga pemprov tidak mesti mendatangkan investor atau pengusaha dari luar daerah apalagi asing.

    “Saya heran, beberapa proyek lelang di Jawa Barat itu gagal lelang melulu. Ini apa tidak ada pengusaha Jawa Barat yang profesional atau bagaimana. Hanya untuk membangung taman gazebo tidak ada satupun yang lulus. Apakah harus mengundang pengusaha dari Jakarta atau dari Surabaya. Atau tidak terinformasikan kah proyek-proyek pemerintah,” kritiknya.

    Dalam acara tersebut juga sebagai konsolidasi HPMI Jabar dalam menggolkan usahanya agar munas HPMI bisa dilaksanakan di Jawa Barat. Sehingga bukti kuatnya UMKM di Jawa Barat semakin nyata. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus