Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Apresiasi Peningkatan Pengeloaan dan Mutu Laboratorium BBPPT

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9570.jpg

    BANDUNG -- Wakil Gubenur Jawa Barat, Deddy Mizwar menghadiri Pertemuan Koordinasi Pengembangan Jaringan Kerja Sama Laboratorium Balai Besar Pembenihan Dan Proteksi Perkebunan (BBPPT) Surabaya, di Hotel Jayakarta Bandung, Rabu (27/8) Malam.

    Hadir pula Kepala Dinas Perkebunan Jabar Arief Santosa, Kepala Dinas Perkebunan Jatim, diantaranya membahas solusi bagi unit pelaksana daerah terkait laboratorium. Kemudian dalam rangka pemberian akreditasi laboratorium BPPT. Yang akan menggundang para ahli dibidang Iptek seperti dari kampus ITB.

    Acara yang berlangsung mulai tanggal 27-30 Agustus 2014 ini diikuti oleh UPDT BBPPT  Porvinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa tengah, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawsesi Tenggara, Gorontalo serta Papua.

    Dalam sambutannya Wakil Gubernur berharap dengan adanya pertemuan ini bisa memajukan sektor perkebunan khususnya di Jawa Barat. Karena sudah sejak era kolonialisme Jawa Barat yang memiliki kekayaan alam yang beragam ini tumbuh dan maju akibat adanya pusat-pusat perkebunan. Dan dari perkebuna-perkebunan ini, Hindia Belanda bisa menutupi biaya pemerintahan dan perang dari hasil perkebunannya.

    Selain itu Jawa Barat juga terkenal dengan kualitas perkebunannya yang unggul seperti teh, kopi dan kina. Maka tidak berlebihan jika Wagub berharap dengan adanya laboratorium yang memiliki standar yang bagus maka Jawa Barat bisa menjadi pusat pembenihan dan pembibitan. Sehingga selain menghasilkan mutu yang bagus, juga efisiensi dalam pengelolaannya.

    ”Potensi lahannya juga bagus. Kultur masyarakat di bidang perkebunan sangat kental. Nah bagaimana Jawa Barat selain dibuat sebagai menjadi lahan-lahan perkebunan tadi juga ada pusat pembenihan di Jawa Barat. Jangan sampai kita memerlukan bibit-bibit atau benih kita ambil dari luar Jawa Barat. Kan ongkos lagi dan segala macamnya,” ungkapnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus