Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Festival Gotrasawala Diundur Hingga Awal Desember 2014

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9831.jpg

    BANDUNG-Festival Gotrasawala yang sedianya akan digelar pada Oktober 2014 diundur hingga awal Desember 2014. Hal ini dikarenakan anggota DPRD yang baru terpilih belum bisa membuat keputusan karena belum memiliki kelengkapan yang sah, akibat UU MD3 yang baru mendapat keputusan dari MK.

    Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar usai rapat pembahasan kepastian penyelegaraan Festival Internasional Gotrasawala di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate Bandung, Rabu (1/10) bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jabar Yerry Yanuar serta beberapa OPD terkait dan tim Franki Raden.

    Deddy menjelaskan, pihaknya berharap kemarin begitu ada pemenang, langsung disahkan DPA-nya. “Ini jadinya mundur nggak jelas kapan. Karena MD3-nya baru selesai, oleh MK kan. Nah ini problem.

    Untuk itulah, maka tanggal yang paling realistis, waktunya adalah awal desember”, papar Deddy.

    Wagub sangat berharap festival ini bisa terlaksana, dan bisa berlangsung sukes. Karena di beberapa daerah bisa menggelar festival skala internasional. “Kalau didaerah lain bisa menyelenggarakan dan sukses, kenapa di Jawa Barat tidak bisa,” ujarnya.

    Festival Gotrasawala sendiri adalah sebuah perpaduan antara kesenian, kebudayaan dan pengetahuan dari local dan mancanegara. Hal ini dilandasi dari sejarah kesultanan Cirebon yang ketika dipimpin oleh Pangeran Wangasakerta pada abad ke 7, pernah mengadakan pertemuan dengan berbagai budayawan dari berbagai Negara. Dari pertemuan tersebut munculkan karya tulis yang sekarang dikenal dengan “Naskah Wangsakarata”.

    Dan untuk kesuksesan acara tersebut, Deddy sengaja mengajak salah satu composer music dan seni serta berpenglaman dalam penyelenggaraan festival internasional, Franki Raden, sebagai art directornya.

    Selain festifal Gotrasawala, akan ada dua agenda festival dengan skala yang sama dengan waktu yang berbeda. Yaitu di Bandung, dengan mewakili karaterisktik budaya priangannya. Kemudian di Bogor dengan karakteristik budaya betawinya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus