Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kali Pertama, Jabar Pakai Pedoman Standar Penyelenggaraan PON

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9946.jpg

    BANDUNG - Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX 2016 Jawa Barat kini tengah merampungkan Buku Pedoman Penyelenggaraan PON. Buku ini, selain menjadi panduan pelaksanaan event nasional empat tahunan di Jabar, juga untuk penyelenggaraan PON berikut dan turnamen olahraga skala nasional lain.

    Ketua I PB PON XIX 2016 Jabar Ahmad Hadadi mengungkapkan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi penyusunan buku pedoman penyelenggaraan PON XIX 2016 Jabar di Hotel Cipaku Indah, Kota Bandung, Selasa (21/10).

    Menurut Hadadi, penyelenggaraan PON selama ini tidak memiliki pedoman baku tentang seputar penyiapan venue hingga pelaksanaan pertandingan. Kondisi ini diketahui setelah PB PON XIX 2016 Jabar berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

    Begitu pula, Hadadi yang juga menjabat Asda II Pemprov Jabar menambahkan, ketika pihaknya berkomunikasi langsungn dengan pejabat berwenang di Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Timur selaku penyelenggara PON sebelumnya.

    "Tidak ada panduan baku selama ini. Kami hanya memperoleh bahan tertulis sekadarnya dan keterangan lisan dari mereka. Kondisi ini tentu tidak sehat untuk penyelenggaraan event besar seperti PON," papar Hadadi lagi.

    Ditambahkan, ketiadaan buku panduan detail disoroti kali pertama oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher), selaku Ketua Umum PB PON XIX 2016 Jabar. Tanpa koridor baku penyelenggaraan, Hadadi mengutip Aher, standar sukses pelaksanaan PON tidak ada.

    "Tanpa standar berarti kita bergerak tanpa mengetahui target penyelenggaraan PON seperti apa yang akan dicapai," tegas Hadadi.

    Diutarakan pula, salah satu bagian penting buku pedoman yakni Standar Belanja Biaya (SBB) semua keperluan persiapan hingga pelaksanaan seluruh pertandingan, hingga penutupan. "Berapa sih sebenarnya honor wasit, misalnya. Selama ini tidak ada acuan. Dengan buku acuan, kita nantinya tidak melanggar apa-apa," tandas Ketua I PB PON XIX 2016 Jabar.

    Buku panduan, kata Hadadi, ditargetkan rampung akhir Desember 2014. Selanjutnya diserahkan ke Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) KONI Pusat dan Kemenpora.

    Rapat Koordinasi Penyempurnaan dan Finalisasi Buku Pedoman Penyelenggaraan PON XIX 2016 Jabar diikuti para ketua 14 bidang PB PON. Rapat teknis dipimpin Wakil Ketua II KONI Jabar Ucup Yusup, yang juga ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX 2016 Jabar.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus