Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Temui Investor China, Taiwan, Hongkong, dan Vietnam

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9955.jpg

    BANDUNG-Pesatnya pembangunan infrastruktur di Jawa Barat menarik berbagai investor dari luar untuk menyimpan investasinya. Hal ini terungkap dalam pertemuan  Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar dengan investor dari China, Taiwan, Hongkong dan Vietnam yang didampingi PT. Sari Bumi Jaya Abadi, di Ruang Rapat Ciremai Gedung Sate, Bandung, Rabu (22/10).

    Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kadishub Prov. Jabar Dedi Taufik dan Kadis Bina Marga Prov. Jabar M. Guntoro, Wagub memaparkan berbagai macam potensi yang dimiliki oleh provinsi dengan jumlah penduduk tertingggi di Indonesia ini. Diantara potensi yang dimiliki adalah pertanian & perikanan, geothermal hingga perencanaan pembangunan Tol, pelabuhan samudra dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan bendungan-bendungan yang dimiliki oleh Jawa Barat.

    "Kalau dilihat tadi dari pertemuan, sepertinya mereka tertarik pada bidang infrastruktur. Tapi mereka sangat cermat pada bagaimana nanti energinya, segala macam khususnya bandara. Yang kedua, jalan tol. Rupanya ada dua itu saja. Sepertinya pertanian kurang tertarik juga. Tapi kelihatannya inventasi di bidang infrastruktur. Saya lihat di bandara dan kedua di Tol , Cileunyi-Rajapolah yang belum ada patnernya,” terang wagub melihat gelagat para investor tersebut.

    Pembangunan  projek tol Cileunyi- Tasikmalaya sejauh 67 Km dan Cisundawu sepanjang 60,1 Km.  Serta pembangunan BIJB denngan Aero City-nya Kertajati memang menarik minat para investor tersebut. Selain itu pemerintah Provinsi memang sedang  fokus untuk mempercepat pembangunannya agar sesuai dengan target penyelesaian di tahun 2017.

    Kadishub Prov. Jabar Dedi Taufik menyatakan hal serupa mengenai hal tersebut “Bahwa terminal ini juga dengan alokasi fase 1 tahap satu dengan alokasi sekitar 4 triliun lebih, ini ada keberminatan juga. Ini dia akan jajaki ,” ujarnya ketika ditemui usai pertemuan tersebut.

    Selain itu Dedi menegaskan hal penting bagi semua investor yang hendak masuk ke Indonesia. “Yang paling penting tadi statement saya adalah nanti calon investor ini punya bonafide ga, kredibilitasnya bagus ga. Jadi kita akan sharing semua informasi. Semua akan kita lakukan, birokarasi ada percepatan semuanya. Yang paling penting mereka akan menanamkan dananya di Jawa Barat,” pungkasnya tegas.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus