Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

potensi daerah

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Potensi Pariwisata

    Potensi Wisata Istana Bogor

    Kota Bogor
    https://jabarprov.go.id/assets/data/potensi/gambar.jpg
    • Ikhtisar »
    • Transportasi »
    • Penginapan »
    • Restoran »
    • Cindera Mata »
    • Event »
    • Galeri Foto »
    • Galeri Video »

    Potensi Pariwisata
    Istana Bogor

    Istana Bogor memiliki luas areal 28 Ha, didirikan pada tahun 1745 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda bernama Baron Gustaf Willem Van Imhof. Dihalaman Istana terdapat ratusan rusa yang hidup bebas menambah keasrian suasana Istana Bogor. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda no. 1 Telp. (0251)321001.
     
    Museum Etnobotani
    Museum Etnobotani diresmikan pada tahun 1982 oleh Prof. DR. BJ. Habibie. Didalamnya terdapat 2.000 artefak etnobotani dan berbagai diorama pemanfaatan flora. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda no. 24 Telp. (0251) 322035.
     
    Museum Zoologi
    Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894 dengan nama Museum Zoologicum Bogoriensis. Mempunyai koleksi ribuan species binatang mamalia, serangga, reptillia, burung, ikan dan molluska. Lokasi terletak di Jl. Ir. H . Juanda no.09 Telp. (0251) 322226.
     
    Museum Tanah
     Museum Tanah didirikan pada tanggal 29 September 1988. Museum ini merupakan tempat penyimpanan jenis contoh tanah yang terdapat di Indonesia yang disajikan dalam ukuran Kecil berupa makromonolit. Berlokasi di Jl. Ir H. Juanda no. 98 Telp. (0251)323012. 
     
    Museum PETA
    Didirikan pada tahun 1996 oleh Yayasan Perjuangan Yanah Air, dan diresmikan oleh H. M. Soeharto (Presiden RI ke II).Didalamnya memuat 14 Diorama sebagai salah satu bentuk perwujudan dalam perjalanan proses pergerakan kebangsaan terjadi ketika pada tanggal 3 Oktober 1943 bertempat dibekas Kesatriaan tentara KNIL / Belanda, Pabaton Bogor, sekarang menjadi Jl. Jend. Sudirman diselenggarakan pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air. Ini merupakan tentara kebangsaan yang oleh pemimpin-pemimpin pergerakan kebangsaan Tanah Air, Indonesia pada waktu itu dipersiapkan untuk menjadi tentara kebangsaan dari Negara Indonesai Merdeka. Di Kota Bogor inilah pertama kali diselenggarakan pembentukan taruna-taruna yang kemudian melahirkan perwira-perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air, Tentara Kebangsaan Indonesia. Di bmi prajurit Pabaton Bogor inilah telah dibangkitkan jiwa keprajuritan kebangsaan Indonesia, telah menggerakan setiap perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air untuk dikemudian hari berperan didalam gerakan persiapan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia sampai pada pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang menjadi cikal bakal Tentara Indonesia.
     
      Batutulis
    Batu bertulis ini dibuat semasa pemerintahan Surawisesa (tahun 1521 s/d 1535) satu diantara putra dari Prabu Siliwangi Raja Pajajaran. Di komplek Batutulis 54 terdapat 15 buah batu terasit yang terdiri dari 6 buah batu didalam Cungkup, 2 buah diserambi dan 6 buah di halaman
     
      Gedung Karesidenan Bogor
    Gedung Karesidenan Bogor berdiri tahun 1908. Pada Tahun 1928 berubah menjadi Kantor Pembantu Gubernur sampai dengan 1976. Tahun 2000 diambil oleh Pemerintah Daerah Bogor sebagai Kantor koordinasi Wilayah Bogor, wilayah II yang daerah operasionalnya meliputi enam Kepala daerah yaitu; Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur
    Bangunan berdenah persegi empat berlantai dua dengan jendela bermotif setengah lingkaran, di sebelah kiri kanan bangunan terdapat tangga masuk, pada risplang terdapat motif awan, lantai papan dan atap genteng.
    Peta Lokasi