Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

potensi daerah

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Potensi Pariwisata

    Wisata Religi

    Kota Depok
    https://jabarprov.go.id/assets/data/potensi/93_Chrysanthemum.jpg
    • Ikhtisar »
    • Transportasi »
    • Penginapan »
    • Restoran »
    • Cindera Mata »
    • Event »
    • Galeri Foto »
    • Galeri Video »

    Masjid Kubah Emas
    Masjid Kubah Emas nama sebenarnya adalah Masjid Al Mahri, namun dari nama lebih kesohor “Masjid Kubah Emas”. Nama Kubah Emas ini bukan hanya nama kiasan, tapi memang lima kubahnya dilapisi emas 24 karat setebal 1 – 2 milimeter. Emasnya langsung didatangkan dari Negara Itali. Lima kubah emas itu, menurut pendirinya melambangkan rukun Islam. Satu kubah besar bentuknya menyerupai kubah Taj Mahal memiliki diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter dan tinggi 25 meter. Empat kubah kecil memiliki diameter bahwa 6 meter, tengah 7 meter dan tinggi 8 meter. Puncak menara dihiasi dengan kubah kecil bermozaik emas 24 karat.

    Masjid megah dan indah ini, dibangun pada tahun 1999 atas prakarsa pasangan Drs.H.Maimun Al Rasyid dan Ibu Hj. Dian Juriah Maimun Al Rasyid menempati luas 8000 meter persegi disekelilingnya terdapat taman-taman yang terawatt dengan baik dan terdapat lapangan parkir yang dapat menampung sekira 150 bus.  Dihari bari kungjungan, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Jum’at, sabtu dan Minggu selalu dipenuhi wisatawan yang datang dari berbagai kota di Indonesia ingin melihat keindahannya, baik dari luar maupun dari dalam masjid dan  sekaligus melakukan shalat fardhu. Khusus untuk hari Kamis, Masjid Kubah Emas ini ditutup karena dilakukan pembersihan, menghadapi shalat Jum’at. Setiap pengunjung tidak dipungut bayaran, baik perseorangan maupun kendaraannya. Rupanya para pengelola masjid ini, tidak ingin mengkomersialkan daerah tempat ibadah seperti masjid. Hanya saja, setipa pengujung wajib memelihara kebersihan dan untuk itu ada petugas khusus yang menjaganya.

    Bila kita memasuki masjid Kubah Emas ini, maka pengunjung harus masuk berdasarkan jenis kelamin. Ada pintu masuk khusus pria dan pintu masuk bagi wanita. Hal ini, seperti berlaku di Masjid Nabawi Madinah.
    Keindahan didalam masjid itu sendiri sungguh luar biasa. Pada dasar kubah, terdaoat cincicn dengan aksen warna emas yang seolah menjadi batas cakrawala. Diatasnya terdapat 33 jendela, yang masing-masing dihiasi kaligrafi tiga nama Allah SWT. Asmaul Husna pun terpampang di tiap jendela. Pada puncak langitl-langitnya, terdapat kaligrafi kalimat tashbih yang melingkar terbuat dari lempengan kuningan berlapis emas. Konsep langit-langit kubah sebagai representasi dari jagat raya, ini bermakna bahwa segala sesuatu yang bergerak di jagat raya ini bertasbih kepada Allah SWT.

    Dari bagian dalam masjid yang dibangun sejak 1999 ini, sebuah lampu Kristal tergantung di bawah kubah. Lampu tersebut beratnya mencapai 2,7 ton dengan rangka terbuat dari kuningan berlapis emas 24 karat. Lampu tersebut, serup dengan lampu di Masjid Sultan. Kilau dari lampu tersebut, biasanya langsung menarik mata mereka yang memasuki masjid. Di belakang lampu indah tersebut, langit-langit kubah berganti warna di tiap waktu shalat. Sekan jamaah shalat di bawahlangit sebenarnya. Kemampuan ini didukung teknologi tata cahaya yang deprogram dengan bantuan komputer.

    Peta Lokasi