Bandung Perkuat Deteksi Dini Kanker, Peluang Kesembuhan Bisa Lebih dari 90 Persen

Diterbitkan

Kamis, 25 Juni 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

126 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menyediakan layanan deteksi dini kanker gratis di puskesmas untuk meningkatkan peluang kesembuhan masyarakat hingga lebih dari 90 persen (24/6/2026).

Informasi tersebut disampaikan dalam Sonata Talkshow bertema Bandung Menuju Kota Tanggap Kanker yang menghadirkan unsur legislatif dan tenaga kesehatan.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung Agung Firmansyah Sumantri menjelaskan, deteksi dini menjadi faktor utama keberhasilan pengobatan kanker.

Menurutnya, pasien yang terdiagnosis pada stadium awal memiliki peluang hidup dan kesembuhan jauh lebih tinggi dibandingkan stadium lanjut.

“Kita mengenal tumor jinak dan tumor ganas. Semua sel yang tumbuh di luar normal disebut tumor, tetapi yang ganas itulah yang disebut kanker,” ujar Agung.

Ia mengatakan, hasil pengobatan kanker akan lebih baik apabila penyakit ditemukan sejak stadium awal melalui pemeriksaan rutin.

“Kalau ditemukan pada stadium satu, hasil pengobatannya akan jauh lebih baik dibandingkan stadium tiga atau empat. Angka harapan hidupnya juga lebih tinggi,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Dadan Mulyana Kosasih menyampaikan, berbagai layanan skrining telah tersedia secara gratis di puskesmas.

Untuk perempuan, deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan melalui pemeriksaan IVA Test dan HPV DNA.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Sadari serta Sadanis untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini.

Sebanyak 60 puskesmas di Kota Bandung telah memiliki kemampuan pemeriksaan ultrasonografi atau USG payudara guna mendukung skrining lanjutan.

“Untuk kanker payudara, seluruh puskesmas di Kota Bandung sudah memiliki layanan pemeriksaan yang mendukung deteksi dini. Bahkan 60 puskesmas sudah mampu melakukan USG payudara untuk membantu memastikan adanya benjolan yang mencurigakan,” jelas Dadan.

Dinas Kesehatan Kota Bandung juga menyediakan skrining kanker anak, pemeriksaan hepatitis B dan C, serta deteksi kanker kolorektal.

Berbagai layanan tersebut telah terintegrasi dalam program Cek Kesehatan Gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Semua fasilitas dan medianya sudah ada. Tinggal masyarakat datang dan memanfaatkannya. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh,” ujarnya.

Dadan menyebut hampir seluruh jenis kanker memiliki peluang kesembuhan tinggi apabila ditemukan pada tahap awal perkembangan penyakit.

“Semua jenis kanker kalau ditemukan pada stadium awal, angka kesembuhannya bisa di atas 90 persen. Tantangannya memang bagaimana mendeteksinya sejak dini,” kata Dadan.

Selain pemeriksaan kesehatan, pemerintah juga menjalankan vaksinasi Human Papillomavirus atau HPV untuk mencegah kanker leher rahim.

Program vaksinasi tersebut diberikan secara gratis kepada siswi sesuai kelompok sasaran dalam program imunisasi nasional.

Pemerintah Kota Bandung terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan agar penyakit dapat terdeteksi lebih cepat dan tertangani optimal.

“Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Deteksi dini adalah investasi kesehatan yang bisa menyelamatkan nyawa,” tutur Dadan.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait