GPR Widget

Biosecurity Cara Terbaik Penanganan Penyebaran PMK 

Diterbitkan

Jumat, 5 Agustus 2022

Penulis

humas jabar; Rep No

|

humas jabar; Rep No

11 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Setiap daerah harus memiliki target menjadi daerah bebas PMK tanpa vaksinasi (untuk daerah yang belum tertular atau berada di sekitar daerah wabah). Cara terbaik dalam menekan penyebaran PMK adalah dengan pencegahan.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Letjen TNI Suharyanto, melalui rilis, Kamis (4/7/2022).

"Meskipun hewan-hewan sudah divaksin, jika pencegahannya masih belum maksimal, maka penyebaran akan terus meningkat. Karena itu, pemilik hewan ternak diimbau untuk tetap memisahkan hewan yang sudah sembuh dari gejala klinis dari hewan lain yang belum terjangkit," ucapnya.

Ketua Satgas Nasional Penanganan PMK yang juga  Kepala BNPB menjelaskan, ada 4 (empat) hal yang menjadi strategi utama dalam penanganan kasus penyebaran PMK. Empat hal tersebut adalah "Biosecurity", Pengobatan, Potong Bersyarat dan Vaksinasi.

"Pelaksanaan "biosecurity" bisa dilakukan dengan 4 langkah yakni desinfeksi, pengaturan buka/tutup pasar hewan, penjagaan ketat di perbatasan, dan komunikasi, informasi serta edukasi," ujarnya.

Suharyanto menyatakan, berbagai cara dan upaya terusndilakukan untuk menekan angka kasus PMK, mulai dari pemberian vaksinasi terhadap hewan-hewan tersebut hingga pemotongan bersyarat.

"Pemberian vaksin terhadap hewan-hewan tersebut. Strategi terakhir dalam penanganan PMK adalah potong bersyarat," tegasnya.

Editor: admin

Berita Terkait