Bupati Garut Resmikan Klinik Utama Armina, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Diterbitkan

Senin, 24 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kab. Garut

|

Diskominfo Kab. Garut

39 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut memperluas akses layanan kesehatan ibu dan anak melalui peresmian Klinik Utama Armina, 22/8/2026.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meresmikan klinik tersebut di Jalan Raya Samarang, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, untuk mendukung penanganan kesehatan masyarakat.

Kehadiran klinik diharapkan membantu menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB), khususnya wilayah dengan kasus tinggi.

Abdusy Syakur Amin mengapresiasi Pembina Klinik Utama Armina dr. Helmi Budiman yang menghadirkan fasilitas kesehatan tambahan bagi masyarakat.

"Karena kita ini masih menghadapi tantangan dalam bidang penurunan AKI/AKB. Di sini juga ada satu wilayah, saya sebut Sukakarya AKI-nya tinggi dan bayinya tinggi, sehingga kita berharap bahwa ada alternatif bagi masyarakat untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan," ucap Abdusy Syakur Amin.

Klinik Utama Armina juga menambah kapasitas rawat inap sehingga masyarakat memiliki alternatif layanan ketika kapasitas rumah sakit lain terbatas.

Pembina Klinik Utama Armina dr. Helmi Budiman mengatakan klinik utama dapat menyediakan berbagai layanan spesialis sesuai ketentuan regulasi terbaru.

Klinik tersebut memenuhi syarat minimal dengan dua dokter spesialis, termasuk dokter spesialis anak yang menangani tumbuh kembang anak.

"Di sini ada spesialis anak terutama spesialis anak yang lebih khusus ke arah bagaimana menangani tumbuh kembang, karena selama ini penanganan tumbuh kembang di Kabupaten Garut lebih banyak dirujuk ke Bandung," ucap Helmi.

Klinik Utama Armina menyediakan 18 tempat tidur rawat inap dan sedang memproses kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Di sini spesialis 2, karena syarat minimal klinik utama ini 2 spesialis. Rawat inap ada. BPJS di Klinik Cisanca, saya belum mendapatkan izin dari BPJS, jadi ini belum BPJS karena proses untuk mendapatkan izin BPJS itu lama, jadi kalau ini dapat izin juga ada. Di sini ada 18 bed," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr. Leli Yuliani mengatakan klinik tersebut membantu mempercepat layanan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya.

"Karena di wilayah Kecamatan Samarang sendiri, terutama di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya itu memang kematian bayinya masih cukup tinggi ya, sehingga dengan adanya Klinik Armina ini sudah memudahkan, sangat membantu, dan mempercepat pelayanan ya karena rumah sakit lainnya kan sudah penuh," pungkas Leli.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperpendek akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mengurangi beban pelayanan rumah sakit yang telah padat.

(Diskominfo Kab. Garut/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait