GPR Widget

Dorong Digitalisasi UMKM, Bandung Hadirkan Aplikasi Asik Bandung

Diterbitkan

Jumat, 29 Juli 2022

Penulis

Rep No

|

Rep No

347 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung digitalisasi dalam pemasaran produk UMKM lewat sejumlah aplikasi.

Aplikasi milik Pemkot Bandung untuk menunjang pertumbuhan UMKM, antara lain Asik Bandung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Bandung TB. Agus Mulyadi dalam siniar Ngariung, Kamis (28/7/2022).

“Aplikasi ini akan menjadi "All About: UMKM Kota Bandung ke depannya. Dan merupakan kolaborasi dengan STTB (Sekolah Tinggi Teknologi Bandung),” kata Agus.

Agus menilai digitalisasi sebagai dampak positif dari pandemi Covid-19. Digitalisasi akan menjadi tren di kalangan UMKM di masa depan. Aplikasi ini bisa di kunjungi dalam laman web asik.bandung.go.id.

“Tentu kita harus siap. Soalnya, yang tidak mengikuti akan ketinggalan. Kami akan sempurnakan dengan STTB (aplikasi Asik Bandung), agar nantinya data UMKM ini satu data,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana menyebut, proses digitalisasi perlu ditunjang infrastruktur yang memadai.

Terkait hal ini, Yayan memastikan keduanya sudah dalam kondisi baik. Hal ini tercermin dari nihilnya blank spot (untuk akses internet). Sehingga, UMKM bisa berkomunikasi dari sudut manapun di Kota Bandung.

“Digitalisasi perlu infrastruktur. Dan infrastruktur yang baik akan memudahkan kita. Kami di Diskominfo Kota Bandung bersiap memfasilitasi ini, juga dengan aturan yang baik,” ujar Yayan.

Untuk diketahui, sejauh ini Diskominfo Kota Bandung berupaya memfasilitasi akses promosi UMKM di Kota Bandung secara digital melalui akun Instagram @humas_bandung.

Yayan berpesan kepada pelaku UMKM di Kota Bandung, supaya jangan ragu mengirim pesan langsung ke Instagram tersebut, jika hendak mempromosikan produknya.

“Beri kami informasi. Nanti kami yang akan hadir ke tempat anda dan kami promosikan produknya,” tutur Yayan.

Yayan juga berpesan kepada pelaku UMKM di Kota Bandung untuk terus belajar seputar digitalisasi dan pemasaran produk lewat media internet. Kata Yayan, konten digital yang baik bisa meraup target pasar yang hendak dituju.

“Media sosial jadi penting. Kita perlu menguatkan kemasan di sana,” pesannya.

(prn)

Editor: Admin

Berita Terkait