Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Husein Bandung

Diterbitkan

Selasa, 18 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

392 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemkot Bandung menyambut kembali penerbangan jet Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Husein Sastranegara (14/8/2026).

Penerbangan perdana rute Denpasar-Bandung-Denpasar menandai penguatan konektivitas udara langsung bagi masyarakat Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan keterisian penerbangan Garuda Indonesia pada hari pertama sangat tinggi dan menunjukkan kebutuhan masyarakat.

Selain Garuda Indonesia, kelompok Lion telah melayani penerbangan sejak (6/8/2026) dengan rute Lampung, Balikpapan, dan Palembang.

Farhan menyebut tingkat keterisian penerbangan kelompok Lion berada di atas 50 persen sehingga peluang pengembangan rute semakin terbuka.

Sejumlah kota ditargetkan terhubung melalui Bandara Husein, termasuk Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Batam, Lampung, Balikpapan, Pontianak, Makassar, Denpasar, dan Surabaya.

Pemkot Bandung menyiapkan pelayanan dan infrastruktur dengan kapasitas awal sekitar 3.000 penumpang per hari.

“Pokoknya kita mesti siap dulu dengan 3.000 penumpang per hari. Dengan 3.000 penumpang itu kita mesti memastikan bahwa bandaranya siap,” katanya.

Farhan juga mengevaluasi pengalaman penumpang mulai kedatangan, drop off, check-in, penerbangan, pengambilan bagasi, hingga akses transportasi.

Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan pembagian tanggung jawab perbaikan pelayanan antara Pemkot Bandung dan pengelola bandara.

“Ini tugas Angkasa Pura, ini tugas Pemkot, ini tugas siapa, ini tugas siapa,” ujarnya.

Reaktivasi bandara juga diarahkan memberikan dampak ekonomi dengan menarik wisatawan, pelajar, dan masyarakat dari berbagai daerah menuju Kota Bandung.

“Tantangan buat kita adalah bagaimana caranya tidak hanya orang Bandung yang terbang bolak-balik, tetapi juga kita akan mengundang orang lain dari kota lain untuk datang ke Kota Bandung,” kata Farhan.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan bandara telah melalui pengujian keamanan, keselamatan, fasilitas, dan kelayakan sebelum kembali beroperasi.

“Bandara ini telah kita siapkan jauh-jauh hari untuk memastikan pelayanan, seluruh keamanan dan safety yang dipersyaratkan untuk kelayakan bandara. Kami mendapatkan sertifikasi kembali dari Kementerian Perhubungan bahwa bandara ini layak dan bisa digunakan,” ujarnya.

Persiapan selama hampir dua bulan mencakup pengujian internal sebelum dilakukan pemeriksaan dan verifikasi langsung oleh Kementerian Perhubungan.

“Bukan sekadar visual, tetapi seluruhnya diuji sesuai kelayakan dengan pola dan standar yang memenuhi standar airport internasional,” katanya.

InJourney Airports juga menyiapkan penerbangan internasional yang diperkirakan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

“Dalam waktu dekat sedang dalam persiapan. Kami perkirakan di bulan Oktober, mudah-mudahan akan bisa tidak hanya di Oktober tapi berkelanjutan,” ujarnya.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Letjen (Purn) Glenny H. Kairupan mengatakan Garuda Indonesia sementara melayani rute Bandung-Denpasar empat kali sepekan.

“Syukur alhamdulillah dalam waktu tiga bulan kurang lima hari hari ini kita bersama-sama bisa menyaksikan bahwa Husein Sastranegara dibuka kembali dan Garuda pertama penerbangan Bali ke Bandung, dari Bandung ke Bali,” katanya.

Selain Garuda Indonesia, Citilink juga disiapkan melayani penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Glenny menyebut penerbangan Bandung-Denpasar pada hari pertama hingga ketiga telah terisi penuh, bahkan terdapat penumpang dalam daftar tunggu.

“Bahkan ada yang menunggu kalau ada yang cancel, waiting list,” ujarnya.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait