Gema Sholawat Nelayan Tarumajaya, Wabup Bekasi Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Kesehatan

Diterbitkan

Kamis, 23 Oktober 2025

Penulis

Diskominfo Kab. Bekasi

|

Diskominfo Kab. Bekasi

188 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. BEKASI -  Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan terasa di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PAL Jaya, Desa Segarajaya, Kabupaten Bekasi, Rabu (22/10/2025).

Acara Gema Sholawat Nelayan Tarumajaya yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bekasi Asep Surya Atmaja bersama ratusan warga pesisir ini menjadi momentum silaturahmi dan penyampaian aspirasi masyarakat nelayan bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Asep menyapa langsung masyarakat nelayan. Ia menegaskan pentingnya sektor pendidikan, kesehatan, dan perikanan atau pertanian sebagai pilar utama dalam kemajuan bangsa.

“Kalau negara ingin maju, ada tiga hal penting, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pertanian atau perikanan,” katanya.

Asep menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terjamin, terutama bagi para nelayan dan keluarganya.

Ia menyoroti pentingnya kepemilikan BPJS Kesehatan agar masyarakat tidak kesulitan ketika membutuhkan layanan medis.

“Ada sekitar 40 ribu peserta BPJS yang sempat terhenti, tapi insya Allah Tahun 2026 akan kita aktifkan kembali. Jadi, bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS, silakan datang ke Puskesmas terdekat untuk membuatnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep juga menyampaikan rencana alokasi anggaran sebesar Rp300 miliar untuk memperkuat layanan BPJS di Kabupaten Bekasi.

Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses kesehatan yang lebih mudah dan merata.

Selain membahas kesehatan, Asep juga menyoroti pentingnya pembentukan Paguyuban Nelayan yang digagas oleh tokoh masyarakat, Ustaz Tile. Menurutnya, wadah tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi antara nelayan dan pemerintah.

“Dengan adanya paguyuban, aspirasi dan keluhan masyarakat nelayan bisa tersampaikan langsung kepada pemerintah. Misalnya soal alat tangkap ikan atau asuransi kerja. Kalau tidak disampaikan, pemerintah tidak bisa tahu kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Asep juga menekankan, wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam pembangunan daerah. Ia menyebut masyarakat pesisir memiliki semangat dan kecerdasan tinggi karena pola hidup sehat yang dekat dengan laut dan sumber protein alami.

“Orang-orang yang tinggal di pesisir biasanya pintar-pintar, karena makanannya bergizi tinggi dari hasil laut. Jadi ibu-ibu di sini hebat semua, sehat dan cerdas,” katanya.

Acara Gema Sholawat Nelayan Tarumajaya ditutup dengan doa bersama dan dialog interaktif antara Wabup dan warga.

Asep menegaskan, melalui kegiatan ini Pemkab Bekasi berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat nelayan, demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera. (Diskominfo Kab.Bekasi/UPI)

Editor: Upi

Berita Terkait