IKEA di King’s Shopping Center Jadi Sinyal Positif Revitalisasi Pusat Kota Bandung

Diterbitkan

Jumat, 17 April 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

512 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghadiri pembukaan pop-up store IKEA di King’s Shopping Center yang dinilai menjadi langkah awal menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan pusat kota seperti Kepatihan, Dalem Kaum, hingga Asia Afrika (16/4/2026).

Kehadiran ritel tersebut diharapkan mampu menarik kembali pengunjung dan investor sehingga pusat perdagangan lama di Kota Bandung kembali bergeliat.

Muhammad Farhan mengatakan saat ini aktivitas ritel di kawasan pusat kota baru berjalan sekitar 50 persen dari potensi yang ada.

“Asia Afrika sekarang ini yang hidup itu hotel saja. Retailnya belum optimal. Padahal ini kawasan ikonik yang seharusnya jadi magnet ekonomi dan wisata,” ujar Muhammad Farhan.

Ia menilai King’s Shopping Center menjadi contoh titik yang mulai kembali berkembang sehingga diharapkan memicu kebangkitan kawasan perdagangan lain di sekitarnya.

Muhammad Farhan menegaskan pemerintah daerah akan mempermudah proses perizinan bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi di pusat kota.

“Kita ingin semua pelaku bisnis merasa dipermudah. Kalau syarat sudah dipenuhi izin akan kita berikan dengan cepat. Ini penting untuk menghidupkan kembali kawasan yang sempat lesu,” ujar Muhammad Farhan.

Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan strategi penataan kawasan pusat kota secara bertahap setelah proyek penataan Kosambi Simpang Lima selesai dalam waktu sekitar satu tahun.

Penataan berikutnya akan difokuskan pada koridor Asia Afrika melalui pembenahan tampilan bangunan, pembersihan vandalisme, serta pengawasan fasilitas publik.

“Kita akan bersihkan tampilan gedung, hilangkan vandalisme dan jaga terus. Kalau ada yang merusak akan kita tindak. Ini bagian dari membangun kembali kepercayaan terhadap kawasan pusat kota,” ujar Muhammad Farhan.

Langkah ini diharapkan menciptakan kawasan yang lebih bersih, aman, dan menarik sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Kota Bandung.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait