KOTA BANDUNG- Untuk meningkatkan peran anak, Pemerintah Kota Bandung menggelar pelatihan Forum Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor. Forum Anak Kota Bandung merupakan sebuah wadah yang menjembatani aspirasi dan masukan dari anak-anak usia sampai 18 tahun.
Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberikan apresiasi dengan hadirnya Forum Anak Kota Bandung ini, karena anak-anak merupakan generasi penerus kepemimpinan penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia, khususnya di Kota Bandung.
“Anak merupakan harapan bangsa. Mang Oded sangat mengapresiasi kegiatan hari ini,” ucap Walikota, pada acara pelatihan Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor tahun 2021, di Hotel Horison Bandung, Selasa (25/05/2021).
Walikota mengajak kepada para orang tua di Kota Bandung khususnya agar selalu memperhatikan potensi yang dimiliki oleh anak-anaknya.
“Dari pesan penting ini, sebagai orang tua tidak boleh abai terhadap potensi anak-anaknya,” katanya.
Walikota mengharapkan, anak-anak di Kota Bandung khususnya Forum Anak Kota Bandung harus bisa menjadi generasi perubahan. Dimulai dari perubahan diri sendiri yaitu akhlak, karena anak Kota Bandung juga harus bijak dalam menggunakan teknologi.
“Anak-anak sebagai pelopor artinya harus mampu membawa sebuah perubahan dan betul-betul harus memiliki sebuah akhlak yang mulia. Jangan terjebak bahasa-bahasa kasar. Justru sebagai pelopor, harus bisa memanfaatkan alat komunikasi kepada hal yang bermanfaat dan baik,” imbuhnya.
Walikota meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung untuk melaksanakan kegiatan forum ini secara periodik, sehingga anak-anak semakin paham akan peran dan tugasnya.
“Kegiatan seperti ini, jangan hanya indoor, tapi ajak juga anak anak kegiatannya outdoor. Walau masih suasana Covid-19, saya kira masih bisa disesuaikan. Terpenting protokol kesehatan harus dijaga ketat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bandung dr. Rita Verita mengungkapkan, masukan dan apresiasi dari Forum Anak Kota Bandung merupakan bahan bagi Pemkot Bandung dalam mengambil keputusan dan membuat kebijakan khususnya yang terkait dengan anak-anak.
“Anak-anak ini adalah anak-anak yang memang harus kita dengar masukannya,” ungkapnya. (Parno)