Panglima TNI: Ciptakan Insan Tri Brata Yang Promoter

Diterbitkan

Kamis, 16 Maret 2023

Penulis

PenSeskoau

|

PenSeskoau

379 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. BANDUNG BARAT - Lembaga pendidikan dan pelatihan (Lemdiklat) Polri merupakan unsur pendukung pendukung pelaksana pendidikan dan pengembangan yang berada dibawah Kapolri dengan tugas merencanakan, mengembangkan, dan menyelenggarakan pendidikan kepolisian dalam rangka menciptakan insan Tri Brata yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter).

Demikian amanat Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang dibacakan Aspers Panglima TNI Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P. M.Tr (Han)., pada upacara pembukaan pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-32, Sespimmen Polri Dikreg Ke-63, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-69 TA 2023 yang turut dihadiri Kakordos Seskoau Marsma TNI Eduard Sri Wisnu M., S.E., didampingi Dirdik Seskoau Kolonel Lek Dr. Handoko Ivan Haryanto, S.T., M.I.Pol., CIQaR., di Gedung Utaryo, Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Bandung Barat. Selasa (14/3/2023).

Peserta didik (Serdik) yang mengikuti pendidikan di Sespimma, Sespimmen dan Sespimti Polri merupakan perwira terpilih yang sudah memiliki bekal pengalaman kedinasan yang cukup mumpuni dan telah melewati berbagai tahapan seleksi yang cukup ketat sehingga diharapkan mampu dengan baik menyelesaikan tahapan pendidikan yang akan diselenggarakan di Sespim Lemdiklat Polri.

“Tujuannya adalah menyiapkan para Perwira TNI dan Polri terpilih sebagai kader pimpinan di masa mendatang yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan (Presisi) untuk Indonesia maju,” ujarnya.

Panglima TNI berpesan untuk meningkatkan kualitas diri dengan terus mengembangkan kemampuan dalam kepemimpinan lapangan, kepemimpinan organisatoris, dan model kepemimpinan transformatif, untuk berani melakukan berbagai perubahan yang positif.

Senada hal tersebut Wakapolri Komjen Pol Prof., Dr., Gatot Eddy Pramono, M.Si., membacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menjelaskan bahwa TNI Polri harus dapat memahami dinamika tantangan dan kebijakan secara komprehensif, Polri bersama TNI beserta komponen bangsa harus siap dan mampu memainkan perannya dalam mengantisipasi krisis-krisis yang terjadi, maka dari itu diperlukan SDM yang unggul, adaptif, kompetitif, kreatif, inovatif dan terampil dalam ilmu pengetahuan teknologi, sehingga mampu mengantar Indonesia menjadi negara maju untuk menjawab tantangan revolusi industri 5.0.

Kapolri berharap para Serdik dapat menjadi agen perubahan yang mendorong dan merevitalisasi untuk mewujudkan visi dan misi Polri yang Presisi.

Pada upacara pembukaan ini diikuti sebanyak 469 Serdik yang terdiri atas 90 Serdik Sespimti terdiri dari 73 Serdik Polri, 15 Serdik TNI (7 TNI AD, 5 TNI AL, 3 TNI AU), 1 Kejaksaan Agung RI, 1 Kementrian Hukum RI, 279 Serdik Sespimmen yang terdiri atas 254 Serdik Polri, 22 Serdik TNI (15 TNI AD, 5 TNI AL, 3 TNI AU) serta 3 Serdik Mancanegara dari Republik Kongo, Timor Leste dan Singapura), selanjutnya 100 Serdik Sespimma.

 

Editor: Admin

Berita Terkait