PORTALJABAR, KAB. CIAMIS - Pemerintah Kabupaten Ciamis mendorong insan pers menjadi mitra strategis dalam melawan penyebaran hoaks sekaligus membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis, Enda Hidayat, pada Talkshow dan Silaturahmi Jurnalis dalam rangka HUT ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya di Warkop Naik Kelas, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjaga Marwah Jurnalisme Televisi di Tengah Badai Disrupsi”.
Herdiat mengatakan, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi. Kemudahan penyebaran informasi melalui berbagai platform digital memberikan manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam menjaga akurasi dan kualitas informasi.
“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, kita menyaksikan bagaimana cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi telah mengalami perubahan yang sangat besar,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu tantangan yang perlu menjadi perhatian adalah masih beredarnya informasi hoaks di tengah masyarakat. Untuk menghadapinya, Pemkab Ciamis melalui program Ciamis Libas Hoaks (CLICKS) terus melakukan monitoring, verifikasi, dan klarifikasi terhadap berbagai isu yang beredar.
Berdasarkan data Pemkab Ciamis, sepanjang 2025 telah ditangani sekitar 177 konten klarifikasi isu hoaks. Sementara hingga Juli 2026, sebanyak 157 konten klarifikasi telah ditangani, baik terkait isu lokal maupun nasional yang beredar di tengah masyarakat Ciamis.
Herdiat menegaskan, upaya melawan hoaks tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers, diperlukan untuk membangun ekosistem informasi yang sehat.
Dalam konteks tersebut, jurnalis dinilai memiliki posisi strategis karena tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu masyarakat membedakan informasi yang benar dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Jurnalis tidak hanya dituntut untuk cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menjaga akurasi, objektivitas, etika, dan kepentingan publik,” tegasnya.
Herdiat juga memandang pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Pemerintah Kabupaten Ciamis memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Karena itu, ia berharap hubungan antara pemerintah dan insan pers terus dibangun dalam semangat kemitraan, keterbukaan, dan saling menghormati. Sinergi tersebut dinilai penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, berimbang, dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua IJTI Korda Galuh Raya, Yosep Trisna, mengatakan tantangan media saat ini tidak lagi hanya berasal dari persaingan antarmedia untuk menjadi yang tercepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga derasnya arus informasi dari media sosial.
“Saingan kita saat ini bukan lagi bersaing antarmedia siapa yang paling cepat, akan tetapi persaingan saat ini adalah media sosial dengan banyaknya arus informasi yang liar,” ujarnya.
Menurut Yosep, kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya media profesional dalam menghadirkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengajak insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme serta turut membantu pemerintah meluruskan informasi yang keliru.
“Kami sebagai media berperan dalam memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami turut beriringan dengan pemerintah dalam memberikan informasi yang benar dalam meluruskan arus informasi yang liar,” katanya.
Herdiat berharap IJTI Korda Galuh Raya terus menjadi wadah peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan soliditas jurnalis, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Ciamis.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia. Mari terus jaga marwah jurnalisme, perkuat profesionalisme, dan bersama-sama mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang berkualitas,” pungkasnya.
(Diskominfo Ciamis/rka)