Prokes Ketat, Mall di Bandung Mulai Buka

Diterbitkan

Selasa, 24 Mei 2022

Penulis

admin

|

admin

1 rb kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

KOTA BANDUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) memantau langsung pelaksanaan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Pemantauan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan di Paris van Java dan Trans Studio Mal tersebut dilakukan langsung Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Oke Nurwan selaku Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan. 

Yana mengingatkan, pembukaan pusat perbelanjaan ataupun ruang ekonomi lainnya jangan disambut dengan euforia karena relaksasi ini cukup ketat dengan sejumlah persyaratan protokol kesehatan. Pertama berdasarkan indikator yang ada, penyebaran Covid-19 di Kota Bandung sudah harus terkendali. Konfirmasi aktif, postifity rate, BOR dan lainnya sudah menurun signifikan. 

"Kami menyambut baik untuk bisa memulai aktivitas kembali,” ucap Yana, usai memantau uji coba di Paris van Java, Rabu (11/08/2021).

Yana menuturkan, untuk dapat pusat perbelanjaan dibuka kembali para pegawai atau karyawan di pusat perbelanjaan tersebut sudah harus divaksin.

"Kedua syarat utamanya adalah karyawannya harus sudah divaksin seluruhnya. Syarat telah divaksin juga berlaku kepada calon pengunjung. Jika belum atau tidak bisa divaksin, maka wajib menunjukan hasil tes antigen atau PCR," katanya.

Persyaratan ketiga, kapasitas pengunjung masih tetap dibatasi. Di tahap awal uji coba, jumlah pengunjung tidak boleh lebih dari 25 persen kapasitas pusat perbelanjaan.

Syarat keempat, pusat perbelanjaan juga diimbau untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 secara mandiri yang nantinya bertugas menjadi pengawas protokol kesehatan di tempatnya masing-masing, baik kepada tenannya, karyawan, ataupun pengunjung,” ungkapnya.

Di Kota Bandung saat ini terdata jumlah pegawai pusat perbelanjaan sebanyak 20.635 orang dan dari jumlah tersebut  sebanyak 13.210 orang atau 64,50 persen, sudah divaksin. Sementara jumlah pegawai ritel 25.351 orang dengan 12.853 orang di antaranya sudah divaksin atau sebesar 50,70 persen. 

Yana menuturkan, Pemkot Bandung sudah berkoordinasi dengan sejumlah pusat perbelanjaan untuk menghadirkan posko vaksinasi. Yakni untuk mengantisipasi apabiala ada pengunjung yang belum divaksin 

“Dalam upaya mempercepat proses vaksinasi di Kota Bandung, maka ada syarat tambahan pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan harus sudah divaksin. Kalau belum, pusat perbelanjaan harus menyediakan tempat untuk vaksinasi. Insyaallah pusat perbelanjaan siap menyediakan,” imbuhnya.

Berdasarkan data terbaru bahwa untuk vaksinasi secara keseluruhan di Kota Bandung sudah mencapai 963.180 orang untuk dosis pertama atau 49,33 persen, serta dosis kedua sebanyak 540.224 orang. (Parno)

Editor: admin

Berita Terkait