
PORTALJABAR, KAB. GARUT - Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana membuka acara Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kabupaten Garut, Senin (17/10/2022).
Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut, 42 camat, dan 159 kepala desa di Kabupaten Garut. Sementara itu, 262 kepala desa lainnya hadir secara virtual melalui zoom meeting.
Workshop ini menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Anggota Komisi XI DPR RI Siti Mufattahah, Koordinator Fasilitasi Pengembangan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Andrey Ikhsan Lubis, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Garut Haryatno dan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Garut Mulyana.
Dalam sambutannya, Nurdin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan workshop pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di Kabupaten Garut ini.
Menurutnya, pelaksanaan workshop di Kabupaten Garut merupakan pilihan yang membanggakan, karena tidak mungkin semua kabupaten/kota yang ditunjuk untuk dapat menggelar kegiatan ini. Ia berharap, para peserta dapat memanfaatkan workshop ini dengan baik.
Nurdin menuturkan, Anggota Komisi XI DPR RI Siti Mufattahah memberikan pemaparan terkait peran DPR RI terhadap pembangunan desa, khususnya pembangunan perekonomian desa
Nurdin juga mengungkapkan, dalam kesempatan ini Kepala KPPN Garut Haryatno menyampaikan materi terkait degan kolaborasi pengawasan pengelolaan keuangan, pembangunan, dan aset desa dalam mengatasi tingkat kemiskinan, serta meningkatkan kemandirian desa.
“Saya kira inipun sangat representatif bagi kita semua. Beliau sebagai salah satu yang mengawasi kita dalam konteks pelaksanaan tugas kita, ini saya kira akan sangat membantu dan nanti dalam diskusi nanti rekan-rekan jangan sungkan-sungkan untuk bertanya lebih dalam terkait dengan tugas dan fungsi beliau dalam konteks terhadap pelaksanaan pembangunan yang kita lakukan,” katanya.
Ketua Pelaksana Diana Mansyuri menerangkan, salah satu tujuan dari penyelenggaraan workshop ini adalah meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah, kecamatan, dan perangkat desa dalam mengelola dana desa.
“(tujuan) yang kedua, mendorong agar pengelolaan dana desa dapat lebih transparan dan akuntabel. Dan yang ketiga, memperoleh informasi dalam pengelolaan dana desa,” ujarnya. (humaspemkab.Garut/UPI)