Terjun Langsung, Siswa SMKN 9 Bandung Praktik Bisnis Kopi di Braga City Walk

Diterbitkan

Rabu, 12 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Jabar

|

Diskominfo Jabar

352 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Sebanyak 20 siswa SMKN 9 Bandung mengikuti praktik Coffee Corner atau Beverage Business Project di Braga City Walk, Bandung, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian Program Bantuan Pemerintah Pembelajaran Berbasis Projek pada Keahlian Khusus dengan fokus okupasi barista.

Siswa Konsentrasi Keahlian Kuliner SMKN 9 Bandung menjalankan praktik dalam suasana kerja dengan melayani konsumen secara langsung.

Pembagian tugas siswa mencakup produksi minuman, pelayanan, hingga pemasaran sesuai kebutuhan operasional kegiatan.

Kegiatan tersebut dirancang bersama mitra dunia kerja untuk memberikan pengalaman praktik sesuai kondisi industri dan pendampingan praktisi kopi.

Salah seorang siswa, Kinanti Dwinandila mengatakan, praktik di ruang publik memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembelajaran praktik di sekolah.

“Kalau di sekolah lingkupnya hanya bersama siswa dan lingkungan sekolah. Kalau di sini kami berhadapan dengan banyak orang dan konsumen secara langsung. Jadi, memang terasa berbeda,” ujarnya.

Siswa lainnya, Karmila Putri Septiani mengaku sempat gugup saat melayani konsumen dan perlu memahami produk yang ditawarkan.

“Awalnya deg-degan dan takut salah menjawab ketika berhadapan dengan konsumen. Yang paling penting kita harus tahu produk yang kita jual. Jadi ketika menjelaskan kepada konsumen, kita bisa menyampaikannya dengan jelas,” katanya.

Karmila menilai kegiatan tersebut penting karena memberikan pengalaman menghadapi situasi kerja dan konsumen secara langsung.

“Kegiatan seperti ini penting karena kami mendapatkan pengalaman langsung. Kami tidak hanya belajar secara teori atau praktik di sekolah, tetapi juga merasakan bagaimana menghadapi situasi dan konsumen secara langsung,” ujar Karmila.

Dorong Kompetensi Barista Berstandar Industri

Kepala Program Studi Kuliner SMKN 9 Bandung, Vianny Agustina Citrasari mengatakan, program tersebut membekali siswa dengan kompetensi barista sesuai standar industri.

“Tujuan akhirnya adalah agar siswa dapat lulus dengan kompetensi barista yang berstandar industri,” katanya.

Kompetensi tersebut diharapkan membantu siswa memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha coffee shop secara mandiri.

Program tersebut juga mengenalkan potensi kopi lokal Jawa Barat agar siswa mampu mengembangkan produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

“Program ini juga memiliki tujuan ekosistem untuk mengangkat potensi kopi lokal Jawa Barat agar naik kelas dan bernilai ekonomi tinggi melalui tangan inovasi generasi muda,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, SMKN 9 Bandung bekerja sama dengan tiga mitra dunia kerja, yakni Nice Day Coffee, Osiris Coffee, dan Cikopi Mang Eko.

Program tersebut juga mencakup peningkatan kompetensi guru melalui magang dan sertifikasi yang difasilitasi BPD PHRI Jawa Barat.

SMKN 9 Bandung bekerja sama dengan LSP Rajawali Hospitality Nusantara untuk pelaksanaan sertifikasi kompetensi guru.

Program Pembelajaran Berbasis Projek berlangsung sekitar enam bulan, mulai Juni hingga November 2026, mencakup persiapan hingga tindak lanjut.

Diseminasi hasil pembelajaran dilaksanakan dua tahap, dengan kegiatan berikutnya dijadwalkan 18–23 Agustus 2026 di Atrium Ciunik Summarecon Bandung.

Melalui program tersebut, siswa memperoleh pengalaman menjalankan kompetensi barista, pelayanan konsumen, pemasaran, dan pengelolaan usaha.

(Rep pun/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait