Wali Kota Bandung Gerakan Kembali Siskamling Siaga Bencana, Tingkatkan Kewaspadaan dari Tingkat RW

Diterbitkan

Kamis, 9 April 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

304 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghidupkan kembali program Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Sekejati Kota Bandung sebagai langkah meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi bencana lingkungan (08/04/2026).

Kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan ke-88 sekaligus memperkuat peran masyarakat menjaga keamanan lingkungan di tingkat Rukun Warga.

Muhammad Farhan menyebut siskamling tidak hanya berfungsi menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sistem deteksi dini potensi bencana.

“Sejak awal, Siskamling ini memang kita rancang sebagai siaga bencana. Kita merasakan sendiri bagaimana cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan pohon tumbang hingga mengganggu aktivitas warga,” ujar Muhammad Farhan.

Farhan mencontohkan kejadian cuaca ekstrem beberapa hari terakhir yang menyebabkan pohon besar tumbang di sejumlah titik Kota Bandung.

Pemerintah kota memastikan penanganan pohon tumbang dan dampak cuaca ekstrem dilakukan cepat sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.

“Kota Bandung relatif cepat pulih. Namun kewaspadaan harus tetap kita jaga, karena potensi cuaca ekstrem masih ada,” ujar Farhan.

Farhan menilai keterlibatan warga Rukun Warga penting untuk mengidentifikasi persoalan lingkungan secara langsung.

Data kewilayahan yang dihimpun melalui Laci Rukun Warga menjadi dasar pemerintah kota menentukan kebijakan penanganan masalah lingkungan.

“Sekarang arah pembangunan kita berbasis data. Kita tidak ingin semua diseragamkan, karena setiap wilayah memiliki karakter dan persoalan yang berbeda,” ujar Farhan.

Warga dalam forum siskamling menyampaikan berbagai persoalan seperti banjir akibat luapan sungai, kerusakan jalan, drainase, serta penerangan jalan umum.

Farhan memastikan perangkat daerah akan melakukan survei lapangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat sesuai prioritas penanganan.

“Kita petakan satu per satu. Semua akan disurvei dan ditindaklanjuti sesuai prioritas,” ujar Farhan.

Farhan mengajak masyarakat memperkuat budaya gotong royong serta musyawarah untuk menjaga lingkungan dan mencegah risiko bencana.

“Siskamling ini bukan hanya soal ronda, tapi bagaimana kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mengantisipasi risiko sejak dini,” ujar Farhan.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait