Wings Air Buka Rute Harian, Pemkot Bandung Hidupkan Bandara Husein

Diterbitkan

Jumat, 13 Februari 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

4 rb kali

Berita ini dilihat

1 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Pemerintah Kota Bandung memastikan penerbangan rute Bandung–Yogyakarta International Airport (YIA) yang dilayani Wings Air akan beroperasi setiap hari sebagai langkah awal menghidupkan kembali konektivitas udara dari Bandara Husein Sastranegara (11/2/2026).

Penerbangan perdana tersebut mengangkut 22 penumpang dan resmi mengudara dari Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut rute ini menjadi jawaban atas permintaan masyarakat yang terus meningkat untuk kembali terbang dari pusat Kota Bandung.

“Alhamdulillah, kita menyaksikan bersama penerbangan yang sangat lancar membawa 22 penumpang dari Bandung ke YIA. Penerbangan ini akan berlangsung setiap hari. Mudah-mudahan ini menjadi lanjutan dari kemampuan kita menangkap permintaan masyarakat yang makin tinggi untuk terbang dari Husein Sastranegara ke berbagai tujuan di Indonesia,” ujar Farhan.

Farhan menjelaskan operasional Bandara Husein saat ini masih mengikuti ketentuan pemerintah pusat, yakni melayani pesawat baling-baling dengan rute penerbangan di dalam Pulau Jawa.

Ia menegaskan kesiapan teknis, operasional, serta pengelolaan bandara dinilai sudah memadai sehingga mendukung kenyamanan penumpang dan kelancaran penerbangan.

“Alhamdulillah, kesiapan teknis, operasional, dan pengelolaan bandara oleh Angkasa Pura sudah sangat siap. Kota Bandung juga memastikan arus lalu lintas di sekitar bandara berjalan baik. Terima kasih kepada Menteri PU dan Menko Infrastruktur yang telah menyelesaikan Jalan Layang Nurtanio, sehingga kawasan bandara sebagai kawasan TOD betul-betul siap,” ungkapnya.

Farhan mengungkapkan Bandara Husein memiliki potensi besar karena pada 2019 jumlah penumpang mencapai 3,8 juta orang per tahun, termasuk sekitar 800 ribu penumpang internasional.

Ia menyebut jumlah penumpang per bulan pada 2025 masih sekitar 4.000 orang sehingga Pemkot Bandung menargetkan peningkatan signifikan melalui pembukaan rute bertahap.

“Potensi sebesar itu harus kita kembalikan. Saat ini, jumlah penumpang per bulan pada 2025 kemarin masih sekitar 4.000 orang. Artinya, kita masih punya pekerjaan besar untuk mengejar peningkatan signifikan,” ujarnya.

Farhan menyatakan pembukaan rute baru akan bergantung pada keputusan operator penerbangan dan perizinan dari Kementerian Perhubungan, namun Pemkot Bandung berharap rute lama dapat kembali dibuka.

“Harapannya seperti dulu lagi. Ada rute ke Medan, Palembang, Lampung, seluruh Jawa, Bali, Balikpapan, hingga Sulawesi Selatan. Dulu ada 11 destinasi domestik dan tiga internasional, yakni Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor,” ucap Farhan.

Farhan menegaskan pemerintah kota berfokus membangun kembali ekosistem penerbangan agar investor dan maskapai tertarik membuka lebih banyak rute.

“Tugas kami adalah menghidupkan dan menjaga ekosistem. Kalau ekosistemnya hidup investor swasta akan masuk. Ketika itu terjadi kami berharap pemerintah pusat dan provinsi bisa menangkap peluang ini bersama-sama,” katanya.

General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Husein Sastranegara Granito Wahyu menyampaikan optimisme, peningkatan konektivitas penerbangan dapat mendorong pariwisata serta memperkuat nilai ekonomi bagi masyarakat Kota Bandung.

“Kami berharap konektivitas di Kota Bandung dan Jawa Barat bisa meningkat. Ke depan kami ingin Kota Bandung bisa dilayani pesawat yang lebih besar sehingga konektivitas semakin baik dan berdampak pada peningkatan pariwisata serta nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya. (Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait