Alun-alun Bandung Kembali Dibuka, Wali Kota Ajak Warga Tertib Manfaatkan Ruang Publik

Diterbitkan

Selasa, 18 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

220 kali

Berita ini dilihat

2 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali membuka Alun-alun Bandung setelah evaluasi dan perbaikan sejumlah fasilitas sejak Januari 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meresmikan pembukaan kembali Alun-alun Bandung saat Pesta Rakyat HUT ke-81 Republik Indonesia 17/8/2026.

"Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa meresmikan kembali alun-alun yang sejak Januari yang lalu saya evaluasi. Aekarang sudah siap," ujar Farhan.

Farhan meminta pengelolaan kawasan dilakukan berkelanjutan agar kebersihan dan fasilitas Alun-alun Bandung tetap terjaga setelah dibuka.

"Pesannya kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta kepada Lurah Balonggede agar membentuk sebuah tim yang memang tugasnya melakukan pembersihan-pembersihan sambil kita mengedukasi masyarakat tentang menjaga alun-alun ini," katanya.

Tim khusus tersebut akan menjaga kebersihan sekaligus mengedukasi pengunjung mengenai ketertiban penggunaan fasilitas ruang publik.

Pemkot Bandung juga mengatur akses masuk taman dengan membuka satu pintu untuk menjaga keamanan dan ketertiban pengunjung.

"Pintu yang dibuka cuma satu. Itu nanti diatur secara teknis oleh DPKP dan oleh kelurahan. Demi keamanan dan ketertiban," ujarnya.

Farhan menegaskan Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak diperbolehkan berjualan di dalam area taman Alun-alun Bandung.

"PKL tidak boleh masuk ke dalam taman. Jelas, pasti," ujarnya.

Masyarakat tetap dapat menggunakan Alun-alun Bandung sebagai ruang berkumpul, bermain, dan beraktivitas bersama keluarga maupun komunitas.

"Untuk masyarakat silakan manfaatkan ruang terbuka publik ini yang merupakan warisan dari para pendiri Kota Bandung untuk betul-betul dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bersama-sama," katanya.

Farhan mengajak warga menikmati kawasan tersebut dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku selama menggunakan fasilitas publik.

"Bade ameng, bade botram, bade piknik mangga, tapi tetap ikuti peraturan," tuturnya.

"Kita ingin taman ini menjadi taman yang akan selalu membuat seluruh warga Bandung bahagia dan gratis," ucapnya.

Taman Alun-alun Bandung dibuka pukul 08.00 hingga 16.00 WIB sehingga masyarakat belum dapat mengakses kawasan tersebut selama 24 jam.

Farhan menjelaskan penutupan sebelumnya dilakukan setelah muncul berbagai keluhan masyarakat yang membutuhkan perbaikan pada Desember 2025 dan Januari 2026.

"Kenapa kemarin waktu itu ditutup? Karena dari Desember sama Januari banyak keluhan belum beres, maka saya tutup dulu, perbaiki," jelasnya.

Pemkot Bandung berharap Alun-alun Bandung dapat terus dibuka secara permanen selama fasilitas tetap terawat dan tidak muncul persoalan baru.

"Kalau memang mudah-mudahan tidak ada lagi yang perlu diperbaiki maka kita akan permanen terus dibuka. Tapi jam 8 sampai jam 4 sore," pungkasnya.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait