BNNK Garut Ajak Masyarakat Bergerak Lawan Narkoba

Diterbitkan

Kamis, 20 Juni 2024

Penulis

Diskominfo Garut

|

Diskominfo Garut

581 kali

Berita ini dilihat

1 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut AKBP Deni Yus Danial mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan narkoba. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memerangi narkoba, serta mengingatkan bahwa upaya ini harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

"Dimulai dari diri kita yang mempunyai ketahanan diri, mempunyai imunitas mampu menolak narkoba, mampu menolak penyalahgunaan narkoba dicoba dengan coba pakai, rutin pakai, oleh lingkungan, oleh teman-teman yang tidak bersih narkoba kita harus mampu menolak narkoba," katanya dalam acara Live Talkshow FOKUS Vol. 46 di Radio Intan Garut, Kamis (20/6/2024).

Ia pun kembali mengingatkan masyarakat agar peduli terhadap keluarga, sehingga anggota keluarga pun juga dapat bersih dari narkoba.

Berbagai langkah yang diambil oleh BNNK Garut dalam penanggulangan narkoba, lanjut Deni, termasuk penyebaran informasi dan edukasi melalui strategi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagai upaya dalam mewujudkan imunitas masyarakat dalam melawan narkoba.

"Masyarakat Garut harus mempunyai kesadaran kognitif tentang bagaimana masyarakat Garut harus mempunyai daya tolak terhadap rayuan penyalahgunaan narkoba termasuk peredaran gelap," ucapnya.

Menjelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 26 Juni, Deni mengutarakan rencana kegiatan untuk memperingati sebagai momen keprihatinan masyarakat serta untuk merapatkan barisan dalam bersama-sama mewujudkan dunia yang bersih dari narkoba, termasuk deklarasi perlawanan kolektif oleh masyarakat nelayan Garut terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Ia juga menjelaskan dua jenis upaya pencegahan yang dilakukan oleh BNNK Garut. Pertama, demand reduction yang berfokus pada memutus mata rantai pengguna narkoba melalui pembangunan imunitas, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi pecandu. Kedua, supply reduction yang bertujuan memutus peredaran gelap narkoba dengan penegakan hukum yang tegas.

"Kita siapkan lembaga rehabilitasi yang mampu melayani masyarakat yang sudah terlanjur menjadi pecandu, penyalahguna, untuk disembuhkan agar tidak menjadi pecandu dan tidak ketergantungan narkotika ilegal," ujarnya.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Garut untuk bergerak bersama melawan narkoba demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

"Ayo kita bergerak bersama melawan narkoba untuk mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih narkoba. Garut, Jawa Barat, Indonesia Bersih Narkoba," ujarnya. 

Editor: (Diskominfo Garut/UPI)

Berita Terkait