PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pengolahan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot yang bernilai ekonomi.
Edukasi tersebut hadir melalui stan Maggot Bandung Bersatu (MBB) pada Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 15/8/2026.
MBB merupakan forum penggiat maggot dari berbagai kelurahan Kota Bandung yang bekerja sama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tamansari.
Anggota MBB Yusuf mengatakan kegiatan tersebut mengajak masyarakat memahami cara mengolah sampah organik agar tidak berakhir menumpuk.
“Kita diajak untuk buka stan di sini untuk mengedukasi masyarakat yang ada di sini dalam masalah sampah, pengolahan sampah,” ujar Yusuf 15/8/2026.
Budidaya maggot menggunakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) untuk membantu menguraikan sampah organik secara lebih cepat.
“Dengan melalui maggot, insyaallah sampah organik bisa terbantu. Ini lebih cepat menguraikannya, tidak ada risiko penyakit, malah banyak manfaatnya,” ungkap Yusuf.
Masyarakat dapat melihat tahapan budidaya mulai lalat BSF, telur, baby maggot, maggot segar, hingga fase prepupa.
Maggot segar dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, pakan burung, dan umpan memancing sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, kasgot atau residu penguraian sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk kebutuhan pertanian.
MBB juga memperkenalkan pupuk organik cair (POC), eco-enzyme, booster, hingga rumen sebagai produk turunan pengolahan sampah.
Pengolahan tersebut membuat sampah organik memiliki manfaat lanjutan untuk mendukung kebutuhan pertanian dan peternakan masyarakat.
“Selain kebersihan, nanti ujungnya juga ada manfaat untuk mereka. Dari hasil kebun untuk mereka, jadi tidak perlu belanja keluar. Setidaknya mengurangi biaya pengeluaran dari masyarakat,” jelas Yusuf.
Budidaya maggot juga membuka peluang usaha melalui pemanfaatan hasil pengolahan sampah menjadi produk yang dapat digunakan dan dikembangkan masyarakat.
Pemkot Bandung mendorong edukasi serupa agar pengelolaan sampah dari rumah dapat mengurangi timbulan sekaligus memberikan manfaat ekonomi.
(Diskominfo Kota Bandung/bhf)