Bupati Garut Siapkan Sistem Notifikasi untuk Pantau Kehadiran Siswa

Diterbitkan

Jumat, 14 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kab. Garut

|

Diskominfo Kab. Garut

77 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan sistem notifikasi digital untuk memantau kehadiran siswa sekaligus mencegah anak putus sekolah.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Koordinasi Penanganan Absensi Siswa dan Anak Tidak Sekolah di Kantor Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut, Tarogong Kidul (12/8/2026).

Abdusy Syakur menilai tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) perlu ditangani melalui deteksi dini dan pengawasan berkelanjutan.

"Kita sangat prihatin dengan anak yang tidak sekolah yang tinggi. Mungkin disebabkan karena orang tuanya tidak memiliki ekonomi untuk membekali dan anaknya mau bekerja," ujar Abdusy Syakur.

Menurutnya, pemerintah perlu mendeteksi siswa yang mulai tidak aktif mengikuti pembelajaran sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi putus sekolah.

"Paling tidak saya akan memfilter anak-anak yang sekolah namun tidak melanjutkan. Caranya dengan mendeteksi sesegera mungkin ketika ada anak yang bilangnya sekolah namun tidak hadir sekolah," tegasnya.

Pemkab Garut akan mendorong sistem digital yang mengirimkan notifikasi kepada orang tua ketika anak tercatat tidak hadir di sekolah.

Sistem tersebut memungkinkan ketidakhadiran siswa diketahui lebih cepat sehingga sekolah, orang tua, dan pemerintah dapat segera melakukan tindak lanjut.

"Dengan begitu maka ada suatu monitoring yang komprehensif," pungkasnya.

Abdusy Syakur berharap sistem tersebut mampu memperkuat pengawasan bersama sekaligus mencegah pembolosan dan anak berhenti sekolah.

(Diskominfo Kab. Garut/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait