
PORTALJABAR, KAB. GARUT - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut memperkuat langkah proaktif dalam memberikan pelayanan publik melalui kolaborasi strategis dengan pihak legislatif.
Tim Jemput Bola (Jembol) Disdukcapil Garut hadir memberikan layanan langsung di tengah kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Subhan Fahmi, pada Kamis (22/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di MTs Nurul Huda, Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan ini disambut antusias oleh ratusan masyarakat. Kehadiran layanan jemput bola tersebut selaras dengan tema reses tahun ini, yakni “Penguatan Infrastruktur dan Perbaikan Data Sosial”.
Melalui integrasi layanan ini, masyarakat tidak hanya dapat menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat, tetapi juga menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi kependudukan (Adminduk) secara langsung di lokasi. Langkah ini memangkas jarak dan waktu masyarakat Desa Balewangi yang sebelumnya harus menempuh perjalanan ke pusat kota untuk mengurus dokumen.
Berdasarkan data di lapangan, layanan terpadu ini berhasil memfasilitasi ratusan dokumen dengan rincian pencetakan KTP-el sebanyak 67 keping, perekaman KTP-el baru sebanyak 59 orang, penerbitan Akta Kelahiran sebanyak 52 berkas, penerbitan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 30 berkas.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, menegaskan bahwa tertib administrasi kependudukan merupakan prasyarat utama perbaikan data sosial.
"Kehadiran Tim Jembol Disdukcapil dalam acara Reses Bapak Wakil Ketua DPRD, H. Subhan Fahmi, adalah bentuk nyata kolaborasi harmoni antara eksekutif dan legislatif. Tema perbaikan data sosial yang diusung sangat relevan, karena seluruh data penerima bantuan maupun program pembangunan berhulu pada validitas Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga,” ujar Rena.
Rena menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan layanan jemput bola di berbagai momentum agar masyarakat semakin terlayani dengan akses yang cepat, mudah, dan 100 persen gratis.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, khususnya di Cisurupan, memiliki dokumen kependudukan yang sah. Seluruh pelayanan ini kami berikan dengan cepat, mudah, dan pastinya 100 persen gratis,” tegas Kadisdukcapil Garut.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akurasi data kependudukan di Kecamatan Cisurupan akan meningkat. Keakuratan data ini diproyeksikan akan membuat program pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Garut menjadi lebih tepat sasaran di masa mendatang. (Diskominfo Garut/rka)